Deli.Suara.com – Christian Rudolf Tobing atau dikenal dengan panggilan Rudolf, pelaku pembunuhan perempuan berinisial AYR di apartemen Cempaka Putih sempat menjadi momok di tengah publik.
Pasalnya, rekaman CCTV aksi Rudolf saat hendak membuang jasad korbannya di kolong Tol Becakayu mencuat di media sosial.
Rekaman senyuman Rudolf yang menyembunyikan aksi kejinya sontak menuai perdebatan publik tentang kondisi kejiwaannya.
Sosok oknum rohaniawan itu sempat terekam menaiki sebuah lift di apartemennya membawa sebuah troli berwarna merah berisi beberapa kantong plastik.
Setelah diselidiki, kantong plastik tersebut menjadi wadah bagi Rudolf untuk menyembunyikan mayat AYR, korban pembunuhan kejinya.
Seorang pengunjung apartemen lainnya kemudian masuk ke dalam lift bersama Rudolf yang membawa troli merah itu. Tanpa rasa takut maupun cemas, Rudolf menyapa pengunjung itu seperti biasa sembari memberikan senyuman lebar.
Senyumannya seolah tidak menunjukkan rasa bersalah menghabisi nyawa AYR membuat publik menerka-nerka bahwa ia memiliki gangguan jiwa.
Nahasnya, Rudolf diduga akan terbebas dari hukuman pidana jika ia memang benar mengidap gangguan jiwa.
Polda Metro Jaya saat ini sedang memeriksa kejiwaan Rudolf terkait dengan nasibnya di mata hukum.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Hengki Haryadi memberikan analisis pihaknya terhadap kejiwaan Rudolf. Ia menyoroti bahwa pancaran senyumnya mengisyaratkan bahwa dirinya puas usai menghabisi nyawa AYR dengan penuh kekejian.
Hengki menilai ada kesenangan tersendiri yang dirasakan oleh Rudolf saat rampung menuntaskan aksinya.
“Pelaku itu merasa bahwa target korban telah selesai dieksekusi dan pelaku merasa senang,” ucap Hengki.
Senada dengan Hengki, Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Panjiyoga juga menilai Rudolf kegirangan usai melakukan pembunuhan.
Rudolf ternyata juga mengantongi beberapa target pembunuhan lainnya. Beruntungnya, Rudolf sudah diburu diamankan oleh kepolisian.
“Targetnya ada tiga orang. Salah satu target itu pernah berteman dengan korban dan akhirnya bermusuhan,” tutur Panjiyoga.
Berita Terkait
-
Rudolf Tobing Diduga Idap Gangguan Jiwa, Bisa Bebas dari Pidana Pembunuhan
-
Geger! Postingan Rudolf Tobing 4 Tahun Lalu, Singgung Soal Teman Buruk dan Sarankan 'Eliminasi', Ingin Bunuh Icha Sejak Lama?
-
Diduga Idap Gangguan Jiwa, Rudolf Pembunuh Berdarah Dingin Lolos Pidana?
-
Terpopuler: Lesti Kejora Didepak dari Juri D Academy, Kengerian Christian Rudolf Pembunuh Icha
-
Rudolf Terlihat Blingsatan di Lift saat Korban Masih Hidup, Netizen: Kayaknya Emang Kurang 1 Ons
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Hasil Piala Dunia 2026: Saling Kejar Gol, Iran Ditahan Imbang Selandia Baru
-
Kue Talam Ketan Durian Resmi Jadi Ikon Kuliner Pekanbaru
-
Bahlil Ajukan Anggaran Rp 27,33 Triliun untuk ESDM, Disebut untuk Jaringan Gas Warga
-
Buku Pintar Kompas 2011: Potret Dinamika Indonesia dalam Satu Tahun
-
Wajah Baru Pasar Induk Gadang Ditarget Rampung Lebih Cepat
-
4 Sepatu Asics Paling Nyaman untuk Jalan Jauh Menurut Pengguna, Kaki Bebas Pegal
-
'Saya Memang Tukang Lapor!' Firdaus Oiwobo Polisikan Tyo Eks Ketua BEM UGM Usai Kritik Prabowo
-
Rekor dan Air Mata Vozinha: Kiper Cape Verde yang Permalukan Spanyol di Tengah Masalah Visa Sang Ibu
-
Kecelakaan Pesawat Militer AS B-52 Stratofortress, 8 Orang Awak Tewas
-
Gara-gara COD Ponsel Berujung Adu Jotos, Borok Mahasiswa Bandar Lampung Terbongkar Polisi