Deli.suara.com - WhatsApp Business dirilis pada tahun 2017 silam. WhatsApp Business merupakan aplikasi yang memudahkan pemilik bisnis dilansir dari laman resmi Whatsapp.
WhatsApp Business memudahkan para pemilik bisnis untuk berkomunikasi dengan pelanggan secara efisien dengan fitur-fitur yang tersedia. Sesuai dengan namanya, WhatApp Business diperuntukan para kalangan pebisnis mulai dari pemilik usaha kecil menengah sampai perusahaan besar sekalipun.
Bagi Anda yang baru saja akan menggunakan WhatsApp Business, berikut fitur-fitur tersedia di WhatsApp Business untuk mempermudah bisnis anda.
Profil Business
Di laman ini Anda akan menemukan beberapa kolom untuk diisi. Pengisian sesuai dengan bisnis Anda, mulai nama bisnis, foto, jam opersional dan link situs website anda agar mempermudah pelanggan untuk mengakses
Katalog
Katalog berfungsi untuk menampilkan produk-produk apa saja yang Anda jual. Fitur ini memungkinkan Anda untuk menampilkan gambar, deskripsi produk, dan harganya.
Berikut cara membuat katalog di WhatsApp Business.
- Buka aplikasi Whatsapp Business
- Klik 'opsi lainnya' atau ikon titik tiga
- Pilih 'Setelan bisnis'
- Klik 'Katalog'
- Klik 'Tambahkan produk atau layanan'
- Selanjutnya, klik ikon tanda '+' untuk menambahkan gambar produk yang ingin ditampilkan
- Masukan nama dan deskripsi singkat pada produk yang Anda unggah
- Pilih 'Simpan'.
- Katalog yang kamu buat selesai dan dapat ditampilkan ke pelanggan
Fitur Perpesanan
Ada beberapa fitur di perpesanan, Yaitu :
Baca Juga: Juara FFIM 2022 Fall, RRQ Kazu Wakili Indonesia di FFWS 2022 Bangkok
- Pesan di luar jam kerja, membalas pesan secara otomatis ketika pelanggan chat Anda ketika diluar jam kerja. Anda tinggal aktifkan fitur nya dan mengisi kolom 'pesan' untuk mengisi pesan anda
- Salam, membalas pesan salam secara otomatis ketika pelanggan hendak chat ke WhatsApp Anda. Sama seperti di atas, tinggal di aktifkan dan mengisi kolom 'pesan'.
- Balas Cepat, menggunakan kata pintas untuk membalas chat yang panjang
- Label, menandai nomor pelanggan anda biar mudah ketika klasifikasikan status pelanggan
Tautan Pendek
Tautan pendek merupakan link/tautan yang digunakan oleh pelanggan untuk mengirim pesan ke Whatsapp Business Anda. Berikut cara membuatnya:
Berita Terkait
-
Genjot Pendapatan Laba, Mitratel Bakal Fokus Kembangkan Ekosistem Bisnis Tower
-
Cara Menggunakan Whatsapp Business untuk Bisnis UMKM hingga Perusahaan Besar
-
Crazy Rich Rudy Salim Ungkap Perilaku Asli Raffi Ahmad Saat Berteman Dan Berbisnis
-
Sejumlah Tokoh Agama Ini Ngumpul Doakan Mas Bechi, Terdakwa Pelecehan Seksual Dibebaskan
-
4 Peluang Bisnis untuk Anak Sekolah yang Patut Dicoba
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
Terkini
-
Respons Kritik soal Pengangkatan jadi Hakim MK, Adies Kadir: Bisa Tanya ke DPR
-
Persija Harus Buang Satu Pemain Asing Jika Rekan Lionel Messi Bergabung
-
Lebih dari Sekadar Bangunan: Makna Sesungguhnya "Rumah" dalam Novel J.S. Khairen
-
CEK FAKTA: Pesawat AS Dibajak saat Badai Salju, Benarkah NATO Murka?
-
19 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 5 Februari 2026: Rebutan Dembele UTOTY yang OP Banget
-
Huawei Nova 14i Diluncurkan di Hong Kong, Andalkan Chipset Snapdragon 680 dan Penyimpanan 256 GB
-
QJMOTOR Bawa Lini Motor Terbaru dan Teknologi Pintar RiderPro di IIMS 2026
-
Gubernur Khofifah Tak Hadiri Sidang Korupsi Dana Hibah Jatim, Ini Permintaannya ke KPK
-
Lantai Dapur Ambrol ke Sungai, Warga Kutawaringin Ditemukan Tak Bernyawa Usai 4 Hari Pencarian
-
Ramai BPJS PBI Nonaktif, Menkes Sebut Solusi Masih Dibahas Pemerintah