- Seorang warga bernama Enok (41) ditemukan meninggal dunia oleh tim SAR gabungan di Jembatan BBS, Bandung Barat, Kamis (5/2).
- Pencarian intensif empat hari melibatkan tiga unit SAR menyisir darat dan air hingga korban terbawa sekitar 12 kilometer.
- Korban jatuh ke sungai karena lantai dapur rumahnya ambruk akibat fondasi yang rapuh tergerus aliran air sungai.
Suara.com - Setelah empat hari pencarian intensif yang dilakukan tim SAR gabungan, Enok (41), warga Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung, akhirnya ditemukan. Nahas, korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di Jembatan BBS, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat, Kamis (5/2).
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung, Wahyudin, mengonfirmasi bahwa jasad korban ditemukan cukup jauh dari titik awal lokasi kejadian pada pukul 10.36 WIB.
“Korban barusan ditemukan. Posisinya di Jembatan BBS arah Cihampelas. Jaraknya cukup jauh dari titik awal,” ujar Wahyudin saat memberikan keterangan di Bandung, Kamis.
Operasi SAR Besar-besaran: Darat, Air, hingga Udara
Pencarian Enok yang memasuki hari keempat ini melibatkan kekuatan penuh dari tim SAR gabungan. Petugas membagi kekuatan menjadi tiga Search and Rescue Unit (SRU) untuk menyisir setiap sudut sungai dan bantaran.
Tim pertama menyisir jalur air dari muara Sungai Ciwidey hingga sektor delapan menggunakan perahu Tagana. Sementara itu, tim kedua menyisir area dari Curug Jompong hingga sektor sembilan dengan perahu Basarnas dan BPBD. Tidak hanya itu, pemantauan dari udara pun dilakukan untuk menjangkau area yang sulit dilihat langsung.
“Arus Sungai Cijagra cukup deras sehingga korban terbawa hingga kurang lebih 12 kilometer dari lokasi awal kejadian,” ungkap Wahyudin.
Ia menambahkan bahwa kendala utama selama proses pencarian dan evakuasi adalah derasnya debit air yang terus menyeret tubuh korban jauh ke arah barat.
Kronologi Tragis: Lantai Dapur Ambruk
Baca Juga: Jelang Lawan Malut United, Bojan Hodak Ungkap Kesiapan Tim Persib Bandung
Peristiwa memilukan ini bermula dari sebuah kecelakaan domestik yang tak terduga. Korban diduga terjatuh ke sungai saat sedang berada di rumahnya. Kondisi fondasi rumah yang berada tepat di pinggir sungai rapuh akibat terus-menerus tergerus aliran air.
“Posisi rumah berada di pinggir sungai. Fondasi tergerus, lantai dapur tidak menggunakan besi, sehingga saat fondasi ambrol, tanah ikut jebol dan korban terjatuh ke sungai,” jelas Wahyudin menutup keterangannya.
Saat ini, jenazah korban telah dievakuasi untuk dipulangkan ke rumah duka di Kecamatan Kutawaringin. Tragedi ini menjadi pengingat keras bagi warga yang tinggal di sepanjang bantaran sungai untuk tetap waspada terhadap ancaman erosi dan cuaca ekstrem. (Antara)
Berita Terkait
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Persib Bandung Punya Thom Haye, Klub Jerman Ini Pemain Berdarah Kepulauan Aru Tom Fladung
-
Sudah Kepala Tiga, Begini Riwayat Cedera Sergio Castel, Persib Bandung Blunder?
-
Jelang Lawan Malut United, Bojan Hodak Ungkap Kesiapan Tim Persib Bandung
-
Cerita Sergio Castel Tinggalkan Klub Rasa Liga Champions Kini Berlabuh ke Persib
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali