/
Selasa, 25 Oktober 2022 | 16:14 WIB
Kekasih almarhum Brigadir J, Vera Simanjuntak. (Foto: Istimewa)

Deli.Suara.com – Kekasih Brigadir J, Vera Simanjuntak mengungkap isi obrolan WhatsApp terakhir dari kekasihnya sebelum dieksekusi oleh orang suruhan Ferdy Sambo di Duren Tiga, Jakarta Selatan pada 8 Juli 2022.

Obrolan via WhatsApp itu diungkapkan Vera saat menjadi saksi dalam persidangan Bharada E di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Selasa (25/10/2022). 

Vera bercerita pada 8 Juli 2022 saat itu, Brigadir J sempat meneleponnya sebanyak tiga kali. Namun, panggilan itu tidak dijawab oleh Vera.

“Ada jam 16.10, itu telepon 4 panggilan tak terjawab dari beliau. Karena saya lepas dinas, saya berangkat ke Bangko untuk beli keperluan. Karena sedang diperjalanan, saya tidak angkat,” ucap Vera di PN Jaksel

Vera pun kembali menghubungi Brigadir J namun tidak ada jawaban. Vera tetap mencoba menghubungi Brigadir J lewat pesan singkat. 

“Tetapi sesampainya di rumah, saya telepon balik, tetapi putus. Hanya memanggil tidak berdering. Terus saya chat, kenapa bang? Itu jam 16.25,” jelas Vera. 

Namun sayangnya, pesan singkat Vera tidak sampai ke Brigadir J karena chat WhatsApp centang satu. Setelahnya, Vera menelepon Brigadir J untuk yang terakhir kalinya.

“Saya telepon jam 16.31. Kenapa bang? ‘Maaf ya dek nanti abang kabari lagi.’ Itu yang terakhir,” tutur Vera. 

Kekasih dari almarhum Brigadir J menangis saat memberikan kesaksian di ruang sidang utama Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Vera tampak mengusap air matanya menggunakan tissue sebelum memberikan keterangan.

Baca Juga: Ingin Mencoba Skuter Listrik Yamaha E01 dan Dibawa Pulang Sementara? Ini Syarat yang Diperlukan

Semua bermula dari pesan singkat Brigadir J kepada Vera tertanggal 19 Juni 2022. Dalam pesan itu, Brigadir J meminta maaf kepada Vera apabila ada salah.

“Tapi tanggal 19 Juni itu, dia chat lebih ke minta maaf. ‘Abang minta maaf ya dek kalau abang punya salah’,” terang Vera dalam kesaksiannya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Vera mengaku merespons pesan sang kekasih dengan sebuah pertanyaan. Namun, pesan itu hanya dibaca oleh Brigadir J dan tidak dibalas.

“Apa sih yang belum saudara ceritakan?” tanya Majelis Hakim. 

Tepat pada tanggal 21 Juni 2022, Vera mengaku mendapat panggilan video dari Brigadir J. Dalam percakapan pukul 23.30 WIB, Brigadir J mengaku tidak bisa menceritakan masalahnya kepada Vera, bahkan orang tuanya. 

Seketika tangis Vera pecah ketika dia menirukan ucapannya saat itu kepada Brigadir J. Setelah menyeka air mata, Vera melanjutkan ceritanya.

Load More