/
Kamis, 27 Oktober 2022 | 12:33 WIB
(instagram.com/@lionairgroup)

Deli.suara.com - Momen menegangkan terjadi saat pesawat Lion Air JT330 mengalami masalah di bagian mesinnya.

Masalah tersebut berkaitan dengan terbakarnya mesin bagian kiri pesawat.

Padahal sebelum lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), pada Rabu (26/10/2022), sudah dilakukan pengecekan dan dinyatakan aman. 

"Sebelum keberangkatan, pesawat Boeing 737-800NG registrasi PK-LKK dinyatakan layak dan aman dioperasikan melalui pengecekan awal," kata Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro dalam keterangan tertulis, Rabu malam.

Penerbangan dengan rute Jakarta-Palembang itu akhirnya kembali ke landasan dan hanya mengudara selama 39 menit sejak lepas landas. 

Pesawat Lion Air penerbangan JT-330 lepas landas pada pukul 17.13 WIB. Di dalam pesawat tersebut terdapat enam kru dan 169 penumpang. 

Diketahui, dalam penerbangan itu, sang pilot merasakan ada masalah di bagian mesin pesawatnya. Dengan demikian, perlu untuk dilakukan pengecekan lebih lanjut.

"Namun, pada ketinggian jelajah 3.000 kaki, pilot merasakan kinerja pada salah satu komponen mesin pesawat tidak sesuai dengan yang semestinya dan menunjukkan perlu segera dilakukan pengecekan," kata Danang dalam keterangannya.

Hingga akhirnya, pesawat kembali ke bandara untuk melakukan pengecekan. Dalam pendaratan ini tidak ada masalah sama sekali. 

Baca Juga: Mesin Pesawat Lion Air JT330 Terbakar Usai Take Off, Ini Kronologinya

"Dalam memastikan faktor keselamatan dan keamanan penerbangan, pilot memutuskan untuk kembali ke bandar udara asal di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta," tambahnya.

Setelah pesawat aman di landasan parkir, para penumpang diarahkan untuk menuju ke ruang tunggu. Sementara teknisi dan pilot melakukan pengecekan lebih lanjut untuk mengetahui permasalahan pada pesawat ini.

Pihak Lion Air akhirnya menggunakan pesawat lain untuk menuntaskan penerbangan ini. Diketahui pesawat lepas landas pada pukul 19.20 WIB dengan tujuan Bandar Udara Internasional Sultan Mahmud Badarudin II.

Sumber: suara.com.

Load More