/
Minggu, 30 Oktober 2022 | 08:50 WIB
roti paris baguette. (Suara)

Deli.suara.com - Toko roti terkenal asal Korea Selatan, Paris Baguette baru-baru ini tengah ramai diperbincangkan warganet setelah karyawannya dilaporkan tewas saat bekerja di pabrik roti perusahaan itu pada 15 Oktober 2022 lalu.

Bahkan pabrik yang memiliki perusahaan induk bernama SPC ini diboikot oleh warga setempat. Namun, isu trending tersebut juga memancing minat publik untuk mengenal penganan ini lebih dekat. Bagi yang penasaran mau membuat sendiri, ini resep dan langkah-langkahnya.

Roti ini, sangat nikmat disajikan dengan mentega atau digunakan untuk membuat garlic bread, sandwich isi, atau egg benedict. Nah, berikut langkah-langkahnya membuat Roti Paris Baguette. 

1. Campur tepung terigu, ragi instan dan garam, aduk rata. Masukkan air sedikit-sedikit, uleni hingga menyatu dan adonan hingga kalis.

2. Taruh dalam wadah besar, tutup dengan kain bersih dan Istirahatkan adonan selama 60 menit.

3. Kempiskan adonan, bagi menjadi 5 bagian kemudian bulatkan. Istirahatkan adonan selama 15 menit.

4. Taburkan tepung secukupnya di atas meja bersih. Taruh adonan roti di atas meja tersebut. Kempiskan adonan, kemudian lipat kedua sisinya ke tengah, lalu gulung adonan berlawanan dengan lipatan hingga berbentuk oval memanjang.

Jika ingin lebih memanjang, taburi sedikit tepung lalu Anda bisa sedikit menggulung adonan. 

5. Istirahatkan adonan sampai mengembang selama 40 menit.

Baca Juga: Kang Dedi Mulyadi Tawar-menawar dengan Kakek Penjual Sapu, Apa yang Terjadi? Ternyata Begini Ceritanya

6. Gurat-gurat permukaan roti dengan pisau tajam, kemudian taburi tipis dengan tepung terigu.

7. Panggang dengan oven yang sudah dihangatkan sebelumnya, pasang suhu 200°C dengan waktu 30 menit. Setelah 10 menit pertama, buka oven lalu semprot dengan sedikit air.

Tutup oven, ulangi semprot lagi 10 menit kemudian. Tutup lagi, dan baking sampai kecoklatan.

8. Baguette siap disajikan.

Semprotan air akan membuat tekstur bagian luar lebih keras seperti baguette khas Prancis. 

Sebelumnya diberitakan, kemarahan warga Korea Selatan dipicu karena toko roti ternama tersebut dianggap tidak peduli dengan nasib serta keselamatan para karyawannya. 

Load More