Depok.suara.com - Tempe adalah salah satu makanan tradisional Indonesia yang dibuat dari fermentasi kedelai. Seperti dikutip dari Healthline, makanan ini kerap termasuk jenis sumber protein nabati yang menyehatkan.
Selain itu, tempe juga termasuk jenis asupan rendah kalori, lemak, dan natrium. Kalori tempe setiap seporsi atau 84 gram hanya sekitar 162 kkal.
Dalam setiap porsinya, kandungan tempe yakni memiliki 15 gram protein, 9 gram karbohirat, dan 9 gram lemak. Makanan ini juga diperkaya dengan 9 asam amino esensial, zat besi, kalsium, magnesium, fosfor, mangan, antioksidan riboflavin dan niasin.
Dilansir dari BBCFood, ada beberapa manfaat tempe untuk kesehatan yang perlu Anda ketahui, yakni:
Menjaga kesehatan pencernaan
Tempe adalah prebiotik alami. Nutrisi ini bisa menjadi serat alami yang penting untuk pencernaan. Serat ini bisa memberi makan, membantu perkembangan, dan menambah jumlah bakteri baik di usus. Bakteri ini perlu dipertahankan, karena menghasilkan asam lemak rantai pendek yang baik untuk kesehatan.
Menunjang kesehatan tulang
Kandungan tempe seperti kalsium, magnesium, dan fosfor baik untuk menjaga kesehatan tulang. Proses fermentasi alami saat pembuatan tempe juga bisa membuat mineral penting dalam makanan ini lebih mudah diserap tubuh.
Menjaga kadar kolesterol
Baca Juga: Akibat Kasus Berlarut-larut, ASI Jessica Iskandar Ikut Terdampak
Setiap produk kedelai mengandung senyawa alami yang disebut isoflavon. Jadi, manfaat makan tempe dari mengonsumsi senyawa ini secara teratur bisa membantu menurunkan kadar kolesterol jahat dan kolesterol total di dalam tubuh.
Membantu mengontrol berat badan agar tetap ideal
Kandungan protein dalam tempe yang relatif tinggi membuat makanan tradisional ini lebih mengenyangkan. Jadi, makanan ini bisa membantu menjaga berat badan, mencegah makan berlebihan, dan mengontrol nafsu makan.
Mencegah penyakit kronis
Kandungan isoflavon dalam tempe juga penting untuk meminimalkan efek radikal bebas pada tubuh. Radikal bebas berlebih di dalam tubuh bisa memicu stres oksidatif, biang beragam penyakit kronis.
Mengingat ada banyak manfaat tempe untuk kesehatan, tak ada salahnya Anda memasukkan makanan tradisional ini ke dalam menu sehari-hari. Tapi, pastikan Anda makan olahan tempe yang dimasak dengan sehat. Jangan digoreng. Pilih tempe yang dikukus, ditumis, atau dipanggang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
-
Serangan AS-Israel Tewaskan Kepala Intelijen Garda Revolusi Iran Majid Khademi
-
Menkeu Purbaya Pastikan BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026: DPR Beri Tepuk Tangan!
-
Simalakama Plastik: Antara Lonjakan Harga dan Napas UMKM yang Sesak
Terkini
-
Merasa Dizalimi, Kerry Cs Laporkan 4 Hakim Perkara Pertamina ke KY dan Bawas MA
-
Maut di Sepertiga Malam: Nenek 92 Tahun Asal Jerman Tewas Terjebak Kebakaran di Pesisir Barat
-
Cinta Orang Tua yang Tak Adil, Luka yang Tak Terucap di Buku Katanya Kembar
-
Babak Baru Kasus Nizam: Ibu Tiri Layangkan Praperadilan, Gugat Status Tersangka di PN Cibadak
-
Novel Lakuna: Kisah Cinta yang Tersesat di Jejak Sumpah Leluhur
-
CNAF Tebar Dividen Rp129 Miliar
-
Viral Kabar Mata Bengkak Dipukul Okin, Rachel Vennya: Aman, Aku Jago Wushu
-
Aktivis Pro Palestina Desak Malaysia Batasi Ekspor Rare Earth ke AS, Berpotensi Jadi Mesin Perang
-
Paspoortgate Memanas! Naturalisasi Pemain Keturunan Disorot, Jurnalis Belanda Sebut Bodoh
-
Konflik Timur Tengah Memanas, Kenapa Harga Plastik di Pasar Ikut Mahal?