Deli.Suara.com - Maraknya aksi tawuran pelajar dan geng motor di beberapa tempat di Medan semakin marak dan meresahkan masyarakat.
Bagaimana tidak, dalam aksi mereka menggunakan senjata tajam seperti celurit, gear sepeda motor dan lainnya untuk menyerang lawannya.
Perilaku remaja yang terlibat tawuran, geng motor dan pembegalan sudah termasuk dalam tindak kejahatan yang serius.
"Jika tidak ditangani dengan baik, dapat berkelanjutan dengan perilaku kejahatan hingga usia dewasa," terang Psikolog Dra Irna Minauli, M.Si, kepada Deli.Suara.com, Selasa (1/11/2022).
Ia memandang, biasanya bentuk kenakalan itu disertai dengan berbagai pelanggaran norma lainnya seperti bolos atau cabut dari sekolah, menyontek, kabur dari rumah, mencuri hingga penggunaan narkoba.
"Ada beberapa penyebab terjadinya kenakalan remaja (juvenile delinquency) ini. Adapun beberapa penyebabnya dapat ditinjau secara internal maupun eksternal," sebut Irna.
Secara internal, Irna katakan anak yang memiliki kepribadian conduct disorder (gangguan perilaku) sejak kecil sudah memperlihatkan perilaku melanggar aturan dan bertindak kejam pada binatang atau orang.
Disamping itu, mereka juga cenderung suka merusak properti dan bertindak impulsif sehingga tidak mampu menunda dorongannya. Perilaku agresif sehingga gampang marah dan melakukan tindak kekerasan.
Secara eksternal penyebabnya seperti, pertemanan yang buruk, ketidakpuasan dengan sekolah, masalah ekonomi, kurangnya kesempatan untuk rekreasi dan berolahraga.
"Faktor sosial lain yang berpengaruh antara lain keluarga yang tidak utuh (broken home) serta lingkungan yang penuh kekerasan. Remaja memiliki energi yang berlebih. Ketika mereka mengalami frustrasi dan tidak diarahkan dengan tepat, seperti dengan berolahraga, maka kemarahannya itu akan mencari jalan melalui tindak kekerasan," jelasnya.
Irna berpendapat, mengingat semakin maraknya perilaku kenakalan remaja ini maka perlu dilakukan upaya preventif dan rehabilitatif untuk menanganinya.
Upaya preventif, dikatakan Irna dapat dilakukan dengan memberikan edukasi bagi keluarga dan sekolah untuk memberikan perhatian yang tepat dan memenuhi kebutuhan anak-anaknya.
"Selain itu memberikan kesempatan pada para remaja untuk menyalurkan hobi secara positif. Sekolah perlu mewaspadai anak-anak yang berpeluang melakukan kejahatan dengan cara bekerjasama dengan organisasi atau lembaga yang menaruh perhatian pada masalah ini," ucapnya.
Direktur Minauli Consulting menambahkan, tindakan banyak kasus kenakalan remaja umumnya mereka adalah anak yang tidak terbiasa dengan disiplin.
"Beberapa kegiatan seperti kesemaptaan yang biasa dilakukan oleh kepolisian mungkin akan membantu meningkatkan disiplin para remaja. Selain itu, pendekatan spiritual juga akan membantu remaja sehingga mereka memiliki pemahaman akan nilai-nilai sosial yang lebih baik," tambahnya.
Berita Terkait
-
Ada Spanduk Gambar Motor Bersayap untuk Ruas Jalan Rusak di Medan
-
Ngeri! Video Aksi Brutal Pelajar di Kota Bekasi Sabetkan Sajam ke Siswi Berhijab
-
Pelajar di Solok Tewas Usai Terjatuh dari Motor dan Tabrak Truk
-
Bika Ambon Jadi Oleh-oleh Khas Medan, Cemana Mula Ceritanya?
-
Penjual Telur Dihajar Oknum TNI di Medan, Polisi Militer Turun Tangan
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
Pilihan
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
Terkini
-
Lowongan Jabatan Direktur PT PER Riau, Ini Syarat dan Tahapan Pendaftarannya
-
Skuter Bergaya Retro yang Layak Jadi Pertimbangan Gen Z yang Ingin Tampil Beda
-
Viral Wanita Tak Dikenal Masuk Rumah Owner Skincare Tanpa Izin, Diusir Malah Melawan
-
5 Mobil 1500cc Termurah Under 60 Jutaan tapi Mesin Awet, Cocok untuk Dipakai Jangka Waktu Lama
-
7 Fakta Midang Morge Siwe, Tradisi Lebaran di Kayuagung yang Ramai Diserbu Wisatawan
-
Resmi Diperkenalkan! Inilah Sosok Maple, Zavu, dan Clutch yang Akan Meriahkan Piala Dunia 2026
-
KPK Klaim Ada Perkembangan Baik Penanganan Kasus Kuota Haji
-
Buntut Huru dan Hara Mati, Farhan Kasih Ultimatum 30 Hari "Rombak Total" Bandung Zoo
-
John Herdman Boyong Eks Persija ke Timnas Indonesia! Siapa Dia?
-
Kisah Jessica dan Yusuf yang Awkward di Film Taaruf Enak Kali Ya?