Deli.suara.com - Sebenarnya jika membahas tentang kuliner paling lengkap di Indonesia, Medan adalah salah satu kota tujuan kuliner paling lengkap. Dan kalau jalan-jalan ke Medan jangan lupa membeli oleh-oleh khas dari Medan.
Salah satu kue khas yang terkenal dari medan adalah Bika Ambon. Loh, kok bisa namanya Bika Ambon tapi adalah dari Medan?
Sebenarnya sampai sekarang masih banyak penasaran tentang penamaan kue khas asal Medan ini. Tapi ada beberapa versi yang menjelaskan perihal penamaan Bika tersebut menjadi Bika Ambon.
1. . Pertama kali dijual di Simpang Jalan Ambon, Medan
Versi pertama yang mengungkap alasan di balik penamaan Bika Ambon adalah lokasi penjualan awal kue khas Medan ini dijual.
Bika adalah kue khas Melayu yang disebut bingka. Kue ini disebut pertama kali dijual di Simpang Jalan Ambon, Sei Kera, Medan, Sumatera Utara.
2. Dicicipi Pertama Kali oleh orang Ambon
Versi kedua di balik penamaan kue khas Medan ini terkait dengan masa awal kedatangan Belanda. Saat itu seorang keturunan Tionghoa membuat kue yang akan dijual kepada orang Belanda di Medan.
Sebelum menjualnya, dia menawarkan kue itu kepada seorang perantau asal Ambon untuk mencicipinya. Sejak saat itu, kue tersebut dinamakan Bika Ambon.
Baca Juga: Warga Binaan Dikeroyok Hingga Meninggal Dunia
3. Ambon berasal dari bahasa Medan Artinya Lembut
Versi ketiga, disebutkan Bika Ambon berasal dari bahasa Medan yang menggambarkan rasa kue tersebut.
‘Ambon’ dalam bahasa Medan berarti lembut. Penyebutan tersebut dianggap sesuai dengan rasa dan tekstur kue tersebut.
Jadi menurut kamu versi yang benar mana sih? [BIN]
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal
-
Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD
-
Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra
-
Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik
-
Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026
-
Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA