Nama Aldi Taher makin melambung dalam beberapa hari terakhir. Selebritas mantan suami Dewi Persik ini kini menjadi pembicaraan publik, usai diwawancara stasiun televisi swasta nasional beberapa waktu lalu.
Ia diwawancara dalam kapasitasnya sebagai calon legislator yang terdaftar dalam dua partai politik, yakni Partai Bulan Bintang (PBB) dan Partai Persatuan Indonesia (Perindo) untuk Pemilu 2024.
Saat diwawancara, Aldi Taher menunjukan sikap yang berbeda dari caleg pada umumnya. Jawabannya yang terkesan ngawur dan nyeleneh membuat namanya kini menjadi bahan pergunjingan bahkan hingga di media sosial (medsos).
Tak lama setelah kemunculannya itu, beredar tayangan video yang mengampanyekan agar memilih Aldi Taher. Tayangan tersebut seperti terlihat dalam akun kabarnegri. Dalam video tersebut, terlihat seorang pemuda menggunakan ikat kepala berwarna biru dan berkemeja putih.
Dalam ucapan pertamanya, pemuda tersebut langsung mengajak penontonnya untuk memilih Aldi Taher.
"Ayo dukung Aldi Taher di Pemilu 2024," ujar pemuda tersebut.
Dalam lanjutannya, ia menjelaskan alasan kenapa Aldi Taher layak dipilih menjadi anggota legislatif pada Tahun 2024 mendatang.
"Seringkali kita milih pejabat tapi kelakuannya kayak pelawak. Mending kita pilih pelawak sekalian buat jadi pejabat." ucap pemuda tersebut.
Selain itu, ia juga mengemukakan jika eks pemain sitkom Tawa Sutera tersebut terkenal cepat dalam mengambil tindakan. Bahkan, ia mencontohkan dalam kasus perselingkuhan dan perceraian selebritas Virgoun.
Baca Juga: Aldi Taher Malah Mau Pindah Negara Jika Terpilih Jadi Anggota DPR: Enggak Usah Pilih Saya
"Contohnya dalam kasus Virgoun, sorenya trending, malamnya dia udah bisa rilis lagu," ujarnya.
Tak hanya itu, menurutnya Aldi Taher bukan orang yang suka menebar janji manis. Aldi Taher pun disebutnya sebagai orang jujur.
"Waktu dia ditanya kenapa jadi caleg, dia nggak nebar janji. Tapi dia bilang, dia juga bingung dan seluruh orang di muka bumi ini bingung dan nggak bingung kalau di surga nanti," katanya.
Tak hanya itu, caleg yang memutuskan maju menjadi anggota legislatif dari Partai Perindo itu pun dianggap sebagai sosok revolusioner.
"Aldi Taher adalah sosok yang revolusioner. Mungkin kalau dia udah kepilih nanti, hukuman koruptor bukan dipenjara tapi disekap dalam satu ruangan dan dipaksa untuk dengerin lagu 'jangan remas bijiku'," ucapnya.
Unggahan tersebut kemudian mendapat reaksi netizen yang mengaku tidak akan golput dalam Pemilu 2024 mendatang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati