Menteri BUMN Erick Thohir digadang punya modal besar menaikkan elektabilitasnya lantaran bersikap galak ke sejumlah perusahaan pelat merah.
Keseriusan Erick Thohir membenahi korupsi di perusahaan-perusahaan BUMN itu dinilai Pengamat Politik Universitas Diponegoro, Turiantoro, menjadi faktor Erick diminati masyarakat untuk maju sebagai cawapres di Pilpres 2024.
“Pembehanannya terus dilakukan (Erick Thohir) dan sekarang hasilnya sudah mulai nampak,” kata Turiantoro dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Minggu.
Menurut dia, kebanyakan pemilih Erick Thohir datang dari klaster pemilih rasional, yakni masyarakat yang memilih pemimpin berdasarkan rekam jejak kepemimpinan yang dimiliki.
“Pemilih rasional itu yg sering pindah, nalarnya dipakai, kecenderungannya ke Erick Thohir,” ujarnya.
Turiantoro menilai bahwa Erick Thohir memiliki rekam jejak luar biasa yang dimiliki ada memberantas korupsi di lingkungan Kementerian BUMN.
Dia lantas mencontohkan salah satu korupsi BUMN yang berhasil dituntaskan Erick Thohir adalah kasus PT Asuransi Jiwasraya (Persero) pada 2019 lalu, yang sebelum mandek selama 10 tahun.
"Erick Thohir proaktif terhadap instansi penegak hukum sehingga kasus tersebut dapat dilanjutkan dengan merapihkan administrasi dalam perkara asuransi Jiwasraya," ucapnya.
Kemudian, lanjut dia, Erick Thohir juga membantu penegak hukum perihal korupsi di tubuh Garuda Indonesia pada awal tahun 2022, dengan menyerahkan data tambahan kepada Kejagung guna mengungkap dugaan korupsi penyewaan pesawat jenis ATR 72-600 Garuda Indonesia.
Baca Juga: Resep Pancake Pisang Simpel Tanpa Tepung, Menu Sarapan Andalan saat Diet
Terakhir, dia menyebut bahwa Erick Thohir secara tegas membuka kasus korupsi dalam tubuh Waskita Karya dengan aktif berkoordinasi bersama Kejagung guna mengungkap korupsi yang merugikan negara triliunan rupiah itu.
"Pada akhirnya, transformasi yang dilakukan Erick Thohir membuahkan hasil. Hal ini dibuktikan dengan laba Kementerian BUMN yang terus meningkat tiap tahunnya dan berhasil memberikan dividen terbesar sepanjang sejarah kepada negara," tuturnya.
Erick Thohir berhasil meningkatkan laba BUMN dari Rp13 triliun pada 2020 menjadi Rp124 triliun pada 2021, angka ini terus meningkat menjadi Rp303 triliun di 2022.
Dividen kepada negara juga tercatat sebagai yang tertinggi dalam sejarah yakni mencapai Rp80 triliun.
Untuk diketahui, pendaftaran bakal capres dan cawapres dijadwalkan pada 19 Oktober hingga 25 November 2023.
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu (UU Pemilu), pasangan capres dan cawapres diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu yang memenuhi persyaratan perolehan kursi paling sedikit 20 persen dari jumlah kursi DPR atau memperoleh 25 persen dari suara sah secara nasional pada pemilu anggota DPR sebelumnya.
Saat ini, ada 575 kursi di parlemen, sehingga pasangan capres dan cawapres pada Pilpres 2024 harus memiliki dukungan minimal 115 kursi di DPR RI. Bisa juga pasangan calon diusung oleh parpol atau gabungan parpol peserta Pemilu 2019 dengan total perolehan suara sah minimal 34.992.703 suara. [ANTARA]
Berita Terkait
-
Arti Penting Laga Persahabatan Melawan Palestina Bagi Seorang Erick Thohir
-
PANAS Koalisi Perubahan Soal Cawapres, Prediksi Mahfud MD Anies Dijegal Internal Sendiri Terbukti?
-
Sandiaga Bicara Peluang Jadi Cawapres PPP: Mudah-mudahan Bisa Kita Wujudkan
-
Rekam Jejak AHY di Politik, Pilih Jadi Cawapres Anies atau Ganjar?
-
Dekati Federasi Sepak Bola Jerman, Kerja Sama Apa Sih yang Dibangun PSSI?
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
Mengawal Senyum Buruh: Kala Ribuan Karyawan Kahatex Cairkan THR di Bawah Penjagaan Ketat Polisi
-
Komnas HAM: Teror Air Keras ke Andrie Yunus Serangan terhadap HAM
-
Pecah Kongsi! AS Beri Waktu Seminggu ke Israel Selesaikan Perang Lawan Iran
-
Midnight Diner Masih Ada di Netflix, Tontonan Peredam Stres Sehabis Kerja
-
Gebrakan Iva Deivanna: Dari Panggung Musik, Kini Siap Taklukkan Layar Lebar lewat 2 Film Sekaligus
-
Kuasa Hukum Lee Kah Hin Optimistis Raih Keadilan dalam Praperadilan Kasus Sumpah Palsu
-
Anak-anak Papua Antusias Sambut Speed Boat Pengantar Makan Bergizi Gratis di Danau Sentani
-
Maut Menjemput di Simpang Tonjong: Detik-Detik Avanza Oleng Renggut Nyawa Pejalan Kaki di Ciamis
-
PSSI Akui Sedang Naturalisasi Pemain Keturunan, Siapa Dia?
-
Detail Tersembunyi di Jersey Baru Timnas Indonesia, Erick Thohir Ungkap Fakta Menarik!