Menteri BUMN Erick Thohir digadang bakal jadi salah satu kandidat cawapres. Meski belum ditentukan capres mana yang akan memilihnya, tapi Erick dinilai bisa cocok dengan Prabowo Subianto.
Peneliti dari Surabaya Research Syndicate (SRS) Fishya Amina Elvin bahkan menilai Erick bisa membantu Prabowo menang di daerah kaya suara, Jawa Timur. Hal ini lantaran kedekatan Erick dengan kaum Nahdliyin atau warga Nahdlatul Ulama.
“Untuk pendekatan kultural dan struktural, berdasarkan survei kami pendekatan kultural Pak Erick Thohir lebih dekat dengan kalangan Nahdliyin,” kata Fishya melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu.
Hal itu, kata dia, lantaran didorong kepemimpinan Erick Thohir yang sudah terkenal dan dianggap publik dekat serta mewakili suara anak muda.
Dia juga menyebut figur Erick Thohir telah terkenal luas di kalangan masyarakat sebagai anggota kehormatan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) yang memiliki rekam kinerja baik di lembaga yang dipimpinnya, baik sebagai Menteri BUMN maupun Ketua Umum PSSI.
“Kelebihan Erick Thohir adalah sebagai anggota kehormatan Banser, basis NU, yang populer, ditambah dengan minat generasi muda yang cukup tinggi,” ujarnya.
Fishya menambahkan bahwa berdasarkan hasil survei SRS teranyar, nama Erick Thohir menempati urutan pertama sebagai cawapres dan kader NU yang cocok mendampingi Prabowo Subianto dengan raihan elektabilitas sebesar 18,2 persen.
Angka elektabilitas tersebut, lanjut dia, merupakan yang tertinggi jika dibandingkan dengan para tokoh lain yang terafiliasi dengan NU, yakni Menkopolhukam Mahfud MD, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, hingga Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar.
Terakhir, dia menilai Erick Thohir merupakan kader NU yang dapat melengkapi Prabowo Subianto untuk memenangkan pertarungan pilpres di Jawa Timur, mengingat Prabowo menelan kekalahan di provinsi tersebut pada pilpres sebelumnya.
Baca Juga: Resep Pancake Pisang Simpel Tanpa Tepung, Menu Sarapan Andalan saat Diet
“Erick Thohir dapat menutup kelemahan Prabowo Subianto selama ini yang selalu kalah di Jawa Timur pada Pilpres 2014 dan 2019,” katanya. [ANTARA]
Berita Terkait
-
Galaknya Erick Thohir ke Perusahan BUMN Bikin Tambah Dipercaya Jadi Cawapres
-
Arti Penting Laga Persahabatan Melawan Palestina Bagi Seorang Erick Thohir
-
PANAS Koalisi Perubahan Soal Cawapres, Prediksi Mahfud MD Anies Dijegal Internal Sendiri Terbukti?
-
Sandiaga Bicara Peluang Jadi Cawapres PPP: Mudah-mudahan Bisa Kita Wujudkan
-
Lebaran Idul Adha 2023 Tanggal Berapa? Ini Beda Jadwal NU, Muhammadiyah, Pemerintah
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
ASN Bekasi Ditangkap Karena Simpan Sabu
-
Nggak Cuma Plastik! 7 Daun Ini Bisa untuk Membungkus Masakan
-
Gubernur Khofifah Tinjau PG Ngadirejo Milik PT SGN, Optimis Capai Target Swasembada Lebih Cepat
-
Bukan Melalui Kekerasan, Militerisasi Masuk ke Ranah Sipil Lewat Jalur Administratif Halus
-
Belajar dari Gempa 2006, Jogja Memang Istimewa dalam Menangani Bencana
-
Kenang Mendiang Barbie Hsu, Jerry Yan Bawa Kalung Meteor Garden di Konser FForever
-
4 Sepatu Wanita Tanpa Tali dari Brand Lokal, Praktis Dipakai dan Tetap Modis
-
5 Drama Korea yang Tayang pada Juni, Ada Doctor on the Edge
-
Kenapa Udara Dingin Australia Pengaruhi Suhu di Bali? Ini Penjelasan BMKG
-
Lemonade oleh aespa: Mengubah Krisis dan Tantangan Hidup Jadi Peluang Emas