Pegiat media sosial Jhon Sitorus menyoroti pertemuan yang akan dilakukan Ketua DPP PDIP Puan Maharani dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Menurutnya, perseteruan antara PDIP dan Demokrat sudah usai karena Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) telah merestui pertemuan AHY dan Puan.
Melalui cuitannya, Jhon Sitorus mendukung terbentuknya koalisi antara PDIP dan Partai Demokrat usai pertemuan tersebut.
"SBY merestui pertemuan AHY dan Puan Maharani. Ini menandakan, seteru politik Demokrat vs PDIP selesai pada SBY vs Mega," ujarnya melalui akun Twitter @Miduk17, dikutip Senin (12/6/2023).
Jhon Sitorus juga menilai kemungkinan PDIP akan berkolaborasi dengan Demokrat usai pertemuan Puan dan AHY tersebut.
"Apalagi AHY hanya dianggap sebagai BAN SERAP di koalisi PERLUBAHAN," lanjutnya.
Bicara mengenai kemungkinan PDIP dan Demokrat sepakat untuk berkoalisi, Jhon Sitorus menilai hal itu sangat mungkin terjadi.
"Kenapa tidak? AHY sejatinya butuh koalisi yang KUAT dan KOMPAK untuk menaikkan elektabilitas namanya dan Demokrat," ungkap Jhon Sitorus.
"AHY terlalu lama TERKATUNG2 dalam belutan pidato2 lalu LUPA harus memulai dari mana," pungkasnya.
Baca Juga: Tak Ada Lagi Banteng Lawan Mercy, PDIP Bakal Damai dengan Demokrat Berkat Puan dan AHY?
Sebelumnya, Hasto mengatakan bahwa PDIP mau membuka ruang dialog dengan Partai Demokrat untuk jajaki kerja sama politik untuk Pemilu 2024.
Menurutnya, dialog itu akan dibuka dengan pertemuan Ketua DPP PDIP Puan Maharani dengan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
"Ya ini kan sprit kalau lingkungan eksternal strategis kita seperti Iran dan Arab Saudi saja bisa beetemu meskipun itu campur tangan Tiongkok kita ini pemimpin bangsa ini punya visi ke depan kita punya semangat gotong royong," kata Hasto ditemui di Kawasan Tanjung Priuk, Jakarta Utara, Sabtu (10/6/2023).
"Maka PDIP itu juga merangkul ya sambil menunggu toh lamaran dari pak Anies Baswedan juga belum belum turun," sambungnya.
Menurutnya, PDIP akan membuka dialog dengan Puan akan melakukan pertemuan dengan AHY.
"Nanti Mbak Puan akan bertemu dengan Mas AHY untuk melakukan dialog," tuturnya.
Berita Terkait
-
Duduk Satu Meja, Momen Sekjen PDIP Dan Demokrat Jabat Tangan Erat Bahas Pertemuan Puan-AHY
-
Puan dan AHY Dipastikan Berjumpa untuk Bahas Politik Sambil Santap Ayam Goreng
-
Tegaskan Komitmen Usung Anies, PKS Tak Risau PDIP Pedekate Ke Demokrat
-
Sejak Lama Dikenal Tak Akur, Mengapa PDIP Tiba-tiba PDKT dengan Demokrat?
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
Holding Statement Pegadaian Soal Ketersediaan dan Cetak Emas Fisik
-
Profil Samuel Lee, Peserta Single's Inferno 5 yang Isu Perselingkuhannya Bikin Heboh
-
Pegadaian Pastikan Ketersediaan Emas Aman dan Dijamin 1 : 1
-
Adu Ranking Timnas Futsal Indonesia vs Iran Jelang Final Piala Asia Futsal 2026
-
KPK Ungkap Ada Kode pada Amplop Berisi Uang yang Akan Dibagikan pada Kasus Bea Cukai
-
Skema Pembelajaran di Sekolah Selama Ramadan 2026
-
Prabowo Ajak PM Australia Anthony Albanese Hadiri Ocean Impact Summit di Bali
-
Ivar Jenner Resmi ke Dewa United, Janji Bawa Perubahan Besar di Lini Tengah Banten Warriors
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Taksi Blue Bird, Cocok untuk yang Sudah Berkeluarga, Mulai 80 Jutaan
-
Di Balik Kekuasaan: Cara Psikologi Sosial Membentuk Wajah Politik Indonesia