Presiden Joko Widodo dikabarkan bakal bertemu Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (11/6/2023). Namun pihak Istana melalui Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin menepis kabar tersebut.
Melalui pesan singkat, Bey mengatakan bahwa Presiden Jokowi menghadiri kegiatan di Istana pada Minggu pagi.
"Enggak. Enggak ada. Bapak Presiden kemarin ada kegiatan internal di Istana Merdeka di pagi hari," kata Bey dikuti Antara.
Sebelumnya tersiar kabar bahwa Presiden Jokowi dan SBY akan bertemu di GBK dalam momen Car Free Day (CFD). Namun karena kegiatan internal di Istana, Jokowi pun batal bersepeda di CFD GBK.
Menurut dia, Jokowi tidak keluar sama sekali dari Istana Merdeka pada Minggu pagi.
Terkait keberadaan banyaknya anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) di sekitar GBK pada Minggu pagi, Bey mengatakan kegiatan Paspampres hanya bersifat antisipasi jika Presiden Jokowi hendak berolahraga.
Anggota Paspampres hanya berkegiatan untuk melakukan antisipasi, karena berdasarkan kebiasaan Jokowi jika berada di Jakarta pada Minggu pagi, biasanya dia berolahraga jalan di kawasan Bebas Kendaraan Bermotor (CFD).
"Tapi, kemarin tidak ke CFD karena Bapak Presiden ada kegiatan internal dan acara internalnya sampai melewati waktu CFD," kata Bey.
Sementara itu SBY dikonfirmasi hadir di GBK bersama keluarga dan tim klub Bola Voli LavAni untuk berolahraga bersama.
Baca Juga: Sukses Menang Liga Champions, Pep Guardiola Peringatkan Real Madrid: Hati-hati
Sebelumnya diberitakan, Partai Demokrat dikabarkan sedang memiliki komunikasi yang intens dengan PDI-Perjuangan menyusul rencana pertemuan Ketua DPP Puan Maharani dengan AHY. Puan Maharani juga merupakan ketua tim pemenangan Ganjar Pranowo pada Pemilihan Presiden 2024.
Partai Demokrat sebenarnya sudah mendeklarasikan dukungan terhadap Anies Baswedan untuk menjadi bakal calon presiden bersama Partai NasDem dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) pada Pemilu 2024.
Sementara PDI Perjuangan mengusung bakal calon presiden Ganjar Pranowo yang hingga saat ini mendapat dukungan dari PPP, Partai Hanura, dan Partai Perindo.
Berita Terkait
-
Ada SBY dan AHY di GBK, Jokowi Batal Bersepeda, Ini Penjelasan Istana
-
Benarkah Jokowi Dan SBY Diam-diam Gelar Pertemuan Di GBK? Istana Buka Suara
-
Minta Pensiun, Ini Deretan Jabatan yang Diemban Megawati Era Pemerintahan Jokowi
-
Soal Utang Negara ke Jusuf Hamka Rp800 Miliar, Jokowi Sampai Turun Gunung
-
Aldi Taher Siap Dipasangkan dengan Kaesang Pangarep Jadi Wakil Wali Kota Depok: Saya Siap Mas Ganteng
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
- Pelatih asal Spanyol Sebut Persib Bandung Kandidat Juara, Kedalaman Skuad Tak Tertandingi
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
Meriahkan Hari Mario, Game Baru Yoshi Bakal Hadir ke Switch 2 Sebentar Lagi
-
DPRD Sulsel Geram! Kenaikan Tarif Kontainer 300 Persen di Makassar
-
Erupsi Gunung Semeru Picu Hujan Abu di Lumajang, Warga Batuk dan Pilek
-
OJK: Pasar Saham Domestik Stabil, Asing Masih Beli
-
37 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 11 Maret 2026, Klaim 100 Ribu Koin dan Pemain 117
-
Jangan Sampai Kehabisan! Cek Daftar Harga Promo Spesial Ramadan Uniqlo
-
Misi Menembus Meja Humas: Saat UAS Jadi Saksi Bisu Mahasiswi Pantang Menyerah
-
PLN Salurkan Sambung Listrik Gratis untuk 2.533 Keluarga Prasejahtera Lewat Donasi Pegawai
-
Abdul Wahid Diborgol Kenakan Rompi KPK, Masker dan Topi Tiba di Pekanbaru
-
Menko Pangan: Kopdes Merah Putih Tak Akan Batasi Perkembangan Ritel Modern