Ekonom senior yang juga Mantan Menteri Keuangan (Menkeu) Chatib Basri menyoroti kritikan Bakal Capres dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) Anies Baswedan yang menyebut Presiden Jokowi melucuti wewenang pemerintah daerah.
Chatib menyebut ada beberapa alasan Jokowi melakukan resentralisasi terhadap wewenang pemda yang menjadi concern kritik Anies Baswedan. Ia menjelaskan, alasan Jokowi mengambil langkah ini karena banyak ketidakpastian di dalam pemerintahan daerah.
"Sebetulnya bukan hanya, bukan dalam kaitan di dalam langgam global tapi mengenai uncertainty," kata Chatib Basri seperti dikutip dari kanal Youtube Total Politik, Senin (12/6/2023).
"Di daerah itu ketidakpastiannya tinggi sekali. Kasih contoh gini ya, uang dari pemerintah pusat ditransfer ke daerah terus ekspektasinya dari pemerintah pusat kalau ditransfer ke pemerintah daerah dipakai untuk yang produktif lah, iya kan. Masalahnya pemerintah pusat tidak bisa kontrol daerah," jelasnya.
Kata dia, kontrol tidak bisa dilakukan, karena para pejabat daerah ini dipilih langsung oleh rakyat. Kondisi itu yang membuat legitimasi dari masyarakat begitu kuat dan membuat mereka tidak bisa diberhentikan secara langsung ketika terjadi penyalahgunaan kekuasaan.
"Makanya pemerintah pusat bilang ini daerah bikin perda sendiri kita nggak bisa berhentiin," ujarnya.
Selain itu, Chatib juga membeberkan soal borok pemda terkait penggunaan dana sumbangan yang mereka simpan di BPD ketimbang untuk pembuatan proyek.
"Ada sumbangan di beberapa daerah yang dia takut daripada dia bikin projek, duitnya yang dari pemerintah pusat sebagian ditaruh di BPD," ungkapnya.
"Sama BPD dibeliin bonnya pemerintah, obligasi pemerintah. Jadi duit pemerintah dibeliin obligasi pemerintah, dia dapet interest rate (suku bunga)-nya," katanya menambahkan.
Baca Juga: Populer Dijadikan Sayur, Inilah 6 Manfaat Daun Melinjo bagi Kesehatan Tubuh
Menurut Ekonom Universitas Indonesia (UI) ini, hal itu seharusnya perlu diatur oleh pemerintah pusat. Sebab, hal-hal terkait kontrolisasi pemda tidak bisa dilakukan oleh pemerintah pusat.
"Makanya kemudian ini mesti diatur gitu. Itu problemnya, kalau bahasa kerennya itu principal agent ya di mana agentnya bisa di-sobey (tidak patuh) principalnya itu. Itu mirip hubungan kita dengan wakil rakyat. Kita kasih kepercayaan, kalau dia sudah terpilih emang kita bisa kontrol dia? nggak bisa," imbuh dia. (penulis: Ayuni Sarah)
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Anies Ajak Masyarakat Tolak Kedatangan Timnas Argentina, Benarkah?
-
Cara Anies Sikapi Rencana Pertemuan Puan-AHY, Sibuk Jadi Penguji Ujian Doktor ISI: Yang Lain Besok
-
Heboh! Ucapan Selamat Ganjar Dibalas Foto Lawas Putri Ariani Bersama Anies Baswedan: Jangan Manfaatkan Untuk Kebohongan Politik
-
Penegasan Dukungan Jokowi Terlihat Saat Bobby Mesra dengan Ganjar di Medan
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Bukan Whistleblower, Munif Taufik Dicap Netizen Justice Collaborator di Kasus FH UI, Apa Bedanya?
-
Aturan Baru Purbaya, APBN Tanggung Cicilan Utang Kopdes Merah Putih
-
23 Kode Redeem FC Mobile 14 April 2026, Kejutan Spesial EA dan Persiapan Event Baru
-
Disomasi Rp10,7 Miliar Usai Ungkap Dugaan VCS Suami, Clara Shinta Siap Tempuh Jalur Hukum
-
"Skripsi yang Baik Adalah Skripsi yang Selesai": Curhat Mantan Mahasiswa Si Paling Perfeksionis
-
5 Rekomendasi Primer yang Tahan Lama, Bikin Makeup Menempel Seharian
-
Andi Widjajanto: Selat Malaka Adalah Choke Point yang Bisa Seret Indonesia ke Konflik Global
-
Produk Makanan Segera Punya Label Gula, Garam, Lemak Level A-D: Dari Sehat hingga Berisiko
-
Sinopsis Uncharted, Kala Tom Holland dan Mark Wahlberg Berburu Harta Karun
-
Sebut Prabowo-Gibran Beban Bangsa, Dosen UNJ Ubedilah Badrun Resmi Dipolisikan