Pakar politik sekaligus akademikus Universitas Bengkulu DR Panji Suminar menyebutkan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tidak bisa mengandalkan efek Sandiaga Uno saja untuk mengamankan lolos ambang batas parlemen atau parliamentary threshold (PT).
"Bergabungnya Sandiaga ke PPP memang memberi sedikit efek, sisa pemilih Sandiaga di 2019 lalu bisa menambah suara PPP di 2024 ini. Tapi tidak bisa itu saja, PPP juga harus memastikan suara mereka tidak hilang, karena akar rumput dengan parpol beda pilihan capres," kata Panji Suminar di Bengkulu, sebagaimana dilansir Antara, Kamis (15/6/2023).
PPP saat ini menurut Panji tidak punya sosok-sosok populer, atau tokoh berpengaruh yang dikenal banyak orang di dalam tubuh partai. Parpol tersebut juga tidak memiliki kekuatan finansial yang mumpuni melihat sosok-sosok yang ada di dalam tubuh partai saat ini.
Kedatangan Sandiaga menjadi kabar baik karena sosok Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI itu memiliki popularitas dan kekuatan finansial.
"Dari aspek PPP, PPP itu kan hampir kolaps, mudah-mudahan dengan Sandiaga bisa meningkatkan suara PPP, mungkin pemilih Sandiaga akan memilih PPP," ucapnya.
Sementara untuk Sandiaga, kata Panji, keputusan bergabung PPP merupakan investasi jangka panjang. Sandiaga memiliki kesempatan besar memimpin PPP, melihat tidak adanya sosok-sosok menonjol di partai tersebut saat ini.
"Sandiaga juga paham dengan dia masuk PPP, tidak berarti dia dapat menjadi cawapres saat ini, karena PPP tidak punya posisi tawar yang kuat menyodorkan nama cawapres. Di PPP, Sandiaga berinvestasi jangka panjang, setidaknya untuk 2029, dan menjadi Ketum PPP," ujar Panji.
Sesuai regulasi, besaran ambang batas parlemen atau parliamentary threshold (PT) yaitu persyaratan minimal yang harus diperoleh partai politik untuk mendapatkan kursi di parlemen yakni sebesar 4 persen.
Ambang batas parlemen mulai diterapkan pada Pemilu 2009 dengan tujuan menciptakan sistem multipartai sederhana. Namun, kinerja ambang batas parlemen yang diterapkan dalam menyederhanakan parpol di parlemen turun naik.
Pada Pemilu 2009 penerapan ambang batas parlemen dengan dasar hukum UU nomor 10 tahun 2008 tentang Pemilu, ambang batas perolehan suara sekurang-kurangnya 2,5 persen dari jumlah suara sah secara nasional.
Ambang batas parlemen ditetapkan sebesar 3,5 persen pada Pemilu 2014, dan berlaku nasional untuk semua anggota DPR dan DPRD yang diatur dalam UU Nomor 8 Tahun 2012. Dan pada Pemilu 2019, besaran ambang batas parlemen dinaikkan menjadi 4 persen. Untuk PPP, jumlah suara yang didapat di Pemilu 2019 yakni sebanyak 4,52 persen, sedikit di atas ambang batas parlemen. (Sumber: Antara)
Berita Terkait
-
PPP Gelar Rapimpnas Hari Ini, Tentukan Tugas Dan Jabatan Sandiaga Uno
-
Sekjen PDIP Akui PPP Sudah Sodorkan Nama Sandiaga Sebagai Cawapres Ganjar Sebelum Resmi Jadi Kader Kabah
-
Menparekraf Sandiaga Uno Ajak Masyarakat Healing ke Jazz Gunung Bromo, Ada Apa Saja?
-
Pindah Haluan ke PPP, Menilik Rekam Jejak Karier Politik Sandiaga Uno
-
Tok! Sandiaga Uno Gabung PPP
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup
-
Maeve Glass Emak-emak yang Kini Jadi Bagian dari Timnas Indonesia, Rekam Jejaknya Luar Biasa
-
Pelangi di Mars, Film Anak yang Tak Sekadar Menghibur tapi Menyalakan Imajinasi
-
5 Minuman Alami Penghancur Lemak Setelah Makan Opor Ayam dan Rendang
-
5 Buah Penurun Kolesterol Paling Cepat dan Ampuh, Solusi Sehat Setelah Lebaran
-
Bolehkah Puasa Syawal 3 Hari Saja? Jangan Sampai Salah, Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Viral Guru Ngaji Banting Murid di Probolinggo, Buntut Mobil Tergores Sepeda
-
Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM
-
3 Alasan Pelangi di Mars Panen Kritik, Penggunaan AI hingga Dialog Usang Jadi Sorotan
-
Inovasi Keuangan Digital yang Dorong Perusahaan Lokal Indonesia Naik Kelas