Beredar narasi yang mengklaim Puan Maharani mengajukan diri sebagai calon wakil presiden mendampingi Anies Baswedan karena tak diusung PDIP menjadi capres.
Narasi itu diunggah oleh kanal YouTube LIDAH RAKYAT. Kanal ini mengunggah video dengan thumbnail yang seolah-olah menunjukkan bahwa Puan menawarkan diri menjadi cawapres Anies kepada Surya Paloh.
Adapun narasi yang dibagikan sebagai berikut.
"Mengejutkan ! Gara2 Tak Terpilih Capres Pdi, Puan Tawarkan Diri Untuk Jadi Cawapres Anies Hari Ini!!"
Sementara itu, berikut narasi dalam thumbnail.
"PUAN TAWARKAN DIRI JADI CAWAPRES ANIES GARA2 TAK TERPILIH JADI CAPRES PDI, PUAN BERSAMA KADER PENDUKUNGNYA LAKUKAN INI"
Lantas, benarkah klaim tersebut?
PENJELASAN
Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, klaim yang menyebutkan Puan Maharani menawarkan diri sebagai cawapres Anies itu tidak benar.
Baca Juga: DPR Buka Opsi Pemanggilan Dirjen Kemenkeu Terkait Korupsi BTS
Tidak ada informasi valid yang mengatakan bahwa Puan menawarkan diri sebagai cawapres Anies karena tak terpilih jadi capres PDIP.
Narasi yang dibacakan dalam video itu identik dengan artikel yang diunggah Gelora berjudul "Nama Puan Masuk Bursa Cawapres Anies Baswedan, Elite PDIP: Monggo Tak Kami Halangi."
Dalam artikel itu, Ketua DPP PDIP Said Abdullah mengaku tidak masalah apabila nama Puan masuk dalam bursa cawapres Anies di Pilpres 2024 mendatang.
Adapun Puan juga tidak masalah jika dirinya masuk dalam radar cawapres Anies. Menurutnya, wajar terjadi dinamika semacam itu di dunia politik.
Masuknya nama Puan Maharani sebagai cawapres Anies ini diungkap anggota Tim 8 Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP), Dadang Dirgantara.
KESIMPULAN
Dari penjelasan di atas, maka klaim yang menyebutkan Puan mengajukan atau menawarkan dirinya menjadi cawapres Anies adalah hoaks.
Narasi tersebut masuk dalam kategori konten yang menyesatkan atau misleading content.
Berita Terkait
-
Gilang Dirga Dikabarkan Meninggal, Benarkah atau Hanya Hoaks?
-
Cenderung ke Gerindra, PAN Harap Prabowo Bisa Menang Jangan Kalah Lagi di Pilpres
-
HEBOH Pernikahan Amanda Manopo Dan Arya Saloka Disiarkan Langsung RCTI! Begini Fakta Sebenarnya
-
Sistem Pemilu Tetap Terbuka, PDIP Beri Warning Ini Ke Penyelenggara-Pengawas Pemilu
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026