Timp penyelamat kapal selam wisata Titanic terus berpacu dengan waktu untuk menyelamatkan korba. Mereka berupaya mati-matian menemukan kapal selam yang hilang pada hari Minggu, dengan perkiraan bahwa suplai oksigen hanya tersisa beberapa jam.
Bekerja sama dengan kapal-kapal dari seluruh Eropa, pencarian dilakukan untuk kapal selam bernama Titan, yang hilang di dekat bangkai kapal Titanic di Samudera Atlantik.
Pencarian dilakukan melalui pesawat, kapal, dan kendaraan yang dikendalikan dari jarak jauh, yang telah meluaskan upaya mereka untuk mencari lima awak yang berada di dalam kapal selam tersebut setelah terdengar suara "benturan" di bawah air pada hari Rabu. Area pencarian diperluas hingga seluas 26.000 km persegi.
"Kita harus tetap optimis dan berharap dalam situasi pencarian dan penyelamatan seperti ini," kata Kapten Jamie Frederick, koordinator respon dari penjaga pantai seperti dilansir dari Euro News.
"Kami berada di tengah-tengah operasi pencarian dan penyelamatan ini. Saya tidak ingin membahas kapan operasi ini akan berakhir."
Sebuah kapal dari Norwegia yang dilengkapi dengan robot bawah air otonom dan kapal lain dari Prancis sedang menjelajahi lokasi terakhir yang diketahui dari Titan, yaitu sekitar 700 km di lepas pantai Newfoundland, Kanada.
Namun, bahkan jika kapal selam itu ditemukan, hampir tidak mungkin untuk mencapainya karena terperangkap di kedalaman sekitar 3.800 meter di bawah dasar laut.
Penjaga Pantai AS, yang memimpin operasi yang rumit ini, telah memindahkan upaya penyelamatan mereka setelah mendeteksi suara tersebut, tetapi hingga saat ini belum ada hasil yang positif.
Para ahli memperkirakan bahwa oksigen dalam kapal selam akan habis pada Kamis pagi.
Baca Juga: Panggilan Virgoun Buat Starla Bikin Netizen Emosi: Anak Lo Itu!
Pihak berwenang di Kanada melaporkan bahwa kapal selam serat karbon ini hilang pada Minggu malam, yang memicu upaya penyelamatan internasional.
Di dalam kapal selam tersebut terdapat seorang pilot, seorang petualang terkenal asal Inggris, dua anggota keluarga bisnis dari Pakistan, dan seorang ahli Titanic. Mereka sedang dalam kunjungan wisata ke bangkai kapal legendaris tersebut.
Titan dilengkapi dengan pasokan oksigen untuk 96 jam ketika berangkat pada pukul 6 pagi pada hari Minggu, seperti yang diungkapkan oleh David Concannon, penasihat Ekspedisi OceanGate yang mengawasi misi tersebut.
David Pogue, seorang jurnalis yang telah melakukan ekspedisi ke Titanic menggunakan kapal selam Titan tahun sebelumnya, menyatakan bahwa kapal selam tersebut menggunakan dua sistem komunikasi: pesan teks yang berlangsung dengan kapal permukaan dan sinyal keamanan yang dipancarkan setiap 15 menit untuk menunjukkan bahwa kapal selam masih beroperasi.
Namun, kedua sistem tersebut berhenti sekitar satu jam 45 menit setelah kapal selam tenggelam.
"Hanya ada dua kemungkinan yang mungkin terjadi. Entah mereka kehabisan tenaga sepenuhnya atau kapal mengalami kerusakan pada lambungnya dan langsung meledak. Keduanya tidak memberikan harapan sama sekali," kata Pogue pada hari Selasa.
Para ahli mengatakan para penyelamat menghadapi tantangan yang berat.
Alistair Greig, seorang profesor teknik kelautan di University College London, menjelaskan bahwa kapal selam biasanya memiliki berat jatuh, yang merupakan "beban yang bisa mereka lepaskan dalam situasi darurat untuk membuat mereka muncul ke permukaan menggunakan daya apung."
"Jika ada kegagalan daya dan/atau kegagalan komunikasi, hal ini mungkin terjadi, dan kapal selam akan melayang di permukaan, menunggu untuk ditemukan," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
- 5 Pilihan Mesin Cuci 2 Tabung Paling Murah, Kualitas Awet dan Hemat Listrik
Pilihan
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
Terkini
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Makin Panas! Presiden Inter Milan Serang Balik Direktur Juventus Giorgio Chiellini
-
'Hilang Huma(n)': Ketika KoBer Membaca Krisis Pangan sebagai Krisis Peradaban
-
Igor Tudor Datang, Pelatih Keturunan Indonesia Pergi dari Tottenham Hotspur
-
Tersandung Izin Kerja seperti Maarten Paes, Van Persie Akali Aturan Demi Raheem Sterling
-
Dianggap Punya DNA United, Pelatih Elkan Baggott Dirumorkan Bakal Gantikan Carrick di MU
-
Mohamed Salah Menuju ke Arab Saudi, Liverpool Siapkan 4 Calon Pengganti
-
Eks Winger Liverpool Ditangkap Polisi di Bandara, Terlibat Kasus Apa?
-
Hujan Lebat Disertai Angin di DIY: 4 Orang Terluka Akibat Atap Ambrol dan Belasan Pohon Tumbang
-
Targetkan Piala Dunia, John Herdman Waspadai Ekspektasi Publik Bisa Jadi Kutukan Timnas Indonesia