/
Kamis, 22 Juni 2023 | 21:58 WIB
Marselino Ferdinand (kiri) berusaha merebut bola dari pesepak bola Timnas Argentina Giovani Lo Celso (tengah) saat pertandingan FIFA Matchday di SUGBK. ([Antara])

Selain membuka persoalan pemain yang tidak memperhatikan asupan nutrisi saat pertandingan di liga sedang berlangsung, mantan pemain Liga Indonesia asal Argentina Gustavo Chena juga mengungkapkan persoalan tersendatnya regenerasi dalam sepakbola sebelum kedatangan Pelatih Shin Tae-yong.

Dalam wawancara yang dilakukan dengan media Argentina, infobae.com, Chena mengungkapkan ada persoalan yang hingga kini terjadi dalam pembentukan generasi baru pesepak bola di Indonesia.

"Mereka mendatangkan pemain terkenal, tetapi mereka tidak memiliki basis untuk penduduk setempat dan mereka percaya bahwa seorang pemuda berusia 22 tahun masih muda untuk berkembang di Divisi Pertama," seperti dikutip dari tulisan Lucas Gatti di media tersebut.

Chena kemudian membandingkannya dengan Argentina yang mempromosikan pemain muda untuk bisa debut di kasta tertinggi liga negara tersebut.

"Di sisi lain, di Argentina pada usia 17 tahun mereka sudah melakukan debut di kasta tertinggi," ujarnya.

Ia mengungkapkan, kemungkinan besar tersebut terjadi karena didorong adanya perbedaan dalam hal budaya dan olahraga.

"Di Indonesia, mereka melawan fans yang besar seperti di negara kita (Argentina), karena memenuhi stadion dengan 80 ribu penonton. Tetapi mereka kekurangan basis sepakbola. Sepertinya, mereka lebih tertarik pada yang instan," ujarnya.

Sebelumnya, Chena mengungkapkan kebiasaan buruk pemain Indonesia saat jeda permainan yang tidak diisi dengan asupan bagus untuk stamina. Selain itu, ia mengungkapkan jika banyak pemain Indonesia yang suka makin gorengan atau 'cemilan berat' sebelum pertandingan atau jeda waktu ke babak kedua.

"Ini adalah salah satu masalah besar dalam sepak bola, karena pemain muda dan profesional tidak mendapat edukasi. Mereka makan ayam goreng sebelum pertandingan atau, saat turun minum, makan hamburger, cokelat, atau donat," ucapnya dalam wawancara yang ditulis Lucas Gatti.

Baca Juga: Pemain Asal Argentina Bongkar Borok Pesepakbola Liga Indonesia di Ruang Ganti: Makan Hamburger, Ayam Goreng, Donat Saat Turun Minum

Selain itu, Chena juga mengungkapkan kebiasaan tersebut telah lama ada di pemain Liga Indonesia.

"Mereka telah mempertahankan kebiasaan ini sejak lama karena mereka tidak ingin mengubahnya," ujarnya.

Kondisi tersebut, menurutnya yang menjadi tantangan bagi tim pelatih kepada anak asuhnya karena pemain harus mulai dari nol lagi untuk membiasakan hal yang tidak penting seperti itu.

Load More