Kisruh di dunia YouTube semakin memanas! Setelah dilaporkan ke polisi oleh mantan karyawannya atas tuduhan pengancaman, Tasyi Athasyia akhirnya mengambil sikap. Bersama suaminya, Syech Zaki Alatas, dan pengacara mereka, Ahmad Ramzy, mereka siap membela diri dan melawan tudingan-tudingan miring yang dilontarkan.
Tasyi Athasyia dengan tegas menyatakan bahwa ia akan melaporkan balik oknum-oknum yang telah mencemarkan namanya. Bersama timnya, mereka sedang mempersiapkan langkah-langkah hukum untuk menghadapi mereka.
"Dapat dipastikan (akan melaporkan balik). Tapi tidak perlu terburu-buru. Tenang saja," ujar Tasyi Athasyia saat dijumpai di Jakarta Selatan pada Selasa (27/6/2023). Wah, perseteruan ini semakin memanas!
Namun, menurut Tasyi Athasyia, gaji dan perilaku buruk karyawan bukanlah masalah utama dari kisruhan ini. Ia mengungkapkan bahwa ada dalang yang berusaha memanfaatkan mantan karyawannya yang hanya bekerja beberapa bulan dengan tujuan untuk membencinya.
Dalang yang disebutkan oleh Tasyi Athasyia ini diduga ingin mencemarkan reputasinya dan merusak bisnis yang telah ia bangun bersama suaminya. Identitas dalang tersebut akan terungkap seiring berjalannya kasus ini.
"Carilah tahu (motifnya). Orang membenci orang yang belum mereka kenal pasti ada seseorang yang memberi mereka alasan untuk membenci. Tujuan mereka jelas, mereka ingin menghancurkanku sepenuhnya. Seluruh Indonesia melihatku seperti ini," tutur Tasyi Athasyia. Wah, misteri dalang ini semakin menarik perhatian publik!
Namun, hingga saat ini, Tasyi Athasyia belum bersedia mengungkap siapa dalang di balik masalah ini. Meski begitu, ia dan timnya sudah mengetahui skenario lengkap para pembencinya dan telah menyiapkan strategi untuk melawan mereka.
Sebelumnya, Tasyi Athasyia menjadi viral karena dituduh menahan gaji dan berperilaku buruk terhadap karyawannya. Tuduhan-tuduhan negatif terus bermunculan, dan baru-baru ini mantan karyawannya melaporkannya ke Polda Metro Jaya atas tuduhan pengintimidasi. Kontroversi terus menghantui YouTuber ini!
Selain itu, Tasyi Athasyia juga dikritik oleh netizen karena sikapnya yang dianggap tidak sopan saat konferensi pers. Video konferensi pers tersebut memperlihatkan Tasyi berbicara dengan lantang dan terburu-buru, bahkan ia memotong pertanyaan wartawan. Hal ini menimbulkan kekecewaan dan kritik dari beberapa penggemarnya.
Dengan skandal ini semakin berkembang, siapakah dalang di balik semua masalah ini? Apakah Tasyi Athasyia dan timnya akan berhasil membalikkan keadaan? Simak terus perkembangan berita ini yang bisa menjadi berita bersejarah terbesar!
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Apa Jenis Bedak yang Cocok untuk Kondangan? Cek 5 Rekomendasi Produk Berikut
-
Bos BP BUMN Jamin Pemenuhan Seluruh Hak Korban Tabrakan Kereta Api
-
Petugas Gantian Potong Gerbong KRL, Ada 3 Penumpang Terjepit
-
Perjalanan Kereta di Stasiun Gambir dan Senen Dibatalkan Imbas Kecelakaan di Bekasi
-
Pertamina Dex Mahal, Harga Innova Diesel Sekarang Berapa?
-
53 Kode Redeem FF Terbaru 28 April 2026, Hadiah Gintoki Bundle & Diamond Gratis
-
13 Perjalanan Kereta Jarak Jauh Dibatalkan 28 April 2026, Imbas Kecelakaan KRL vs KA Argo Bromo
-
KAI: 4 Penumpang Tewas dan 79 Luka-Luka Imbas Tragedi Stasiun Bekasi Timur
-
Teka-Teki Kepergian Bapak
-
Dudung Jadi KSP-Qodari Pimpin Bakom, DPR: Hak Prerogatif Presiden Sesuai Kapabilitas