Mundurnya Mahendra Agakhan Thohir atau Aga Thohir dari jabatannya sebagai Presiden Komisaris PT Persis Solo Saestu menuai apresiasi dari Dosen Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta Hempri Suyatna .
Hempri mengatakan mundurnya putra kandung Ketua Umum PSSI Erick Thohir itu dapat menghilangkan potensi konflik kepentingan antara PSSI dan klub sepak bola di Tanah Air.
"Jika pengurus sepak bola memiliki hubungan kerabat dengan pengurus klub, maka berpotensi menimbulkan benturan kepentingan. Memang belum tentu ada permainan antara klub dan pengurus PSSI. Namun, dengan mundurnya Aga sebagai komisaris Persis Solo, maka akan menghilangkan benturan kepentingan antara pengurus PSSI dan klub," jelas Hempri, Kamis (29/6/2023).
Dia juga menyoroti kinerja Erick Thohir sebagai ketua umum PSSI. Menurut Hempri, transformasi PSSI yang diupayakan Erick Thohir sudah menunjukkan hasil yang positif, antara lain terlihat dari PSSI kini memiliki yayasan, perbaikan infrastruktur stadion, penyelenggaraan FIFA match day, serta perbaikan kualitas wasit.
Ke depannya, Hempri mengingatkan agar transformasi sepak bola Indonesia, yang diinisiasi oleh Erick Thohir itu, dilakukan secara terus menerus. Dia menambahkan konsistensi dalam melakukan transformasi akan membuat sepak bola di Indonesia semakin berkualitas.
"Langkah yang dilakukan Erick Thohir untuk sepak bola Indonesia saya nilai sudah menunjukkan arah yang sangat positif. Harapan saya langkah yang telah dilakukan ketua umum PSSI akan terus menunjukkan tren yang positif, sehingga nantinya industri sepak bola Indonesia menjadi lebih baik lagi," jelasnya.
Selanjutnya, Hempri juga menyinggung soal kesiapan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-17. Dia menilai Indonesia sudah siap dan PSSI hanya perlu memperkuat mental pemain dan dukungan suporter.
"Piala Dunia U-17 ini merupakan kesempatan yang sangat berharga bagi Indonesia. Saya mengharapkan momentum ini jangan disia-siakan. Diharapkan dengan persiapan yang sangat matang akan membuat piala dunia U-17 ini dapat menggerakkan perekonomian Indonesia," ujar Hempri Suyatna. (Sumber: Antara)
Baca Juga: Leader Panutan, Sunggyu INFINITE Ungkap Alasannya Dirikan Agensi Sendiri
Berita Terkait
-
Tak Mau Kalah, Teco Berharap PSSI Datangkan Timnas Brasil Setelah Sukses Undang Argentina
-
2 Pemain Keturunan yang Dirumorkan Bakal Bela Timnas Indonesia, Sama-sama Main di Eropa
-
Persis Solo Tanpa Irfan Jauhari Lawan Persebaya dan PSS Sleman, Ini Sebabnya
-
Masih Pemulihan Cedera, Persis Solo Tak Diperkuat Irfan Jauhari di Dua Laga Awal BRI Liga 1 2023/24
-
Duet Prabowo dan Erick Thohir Dinilai Serasi, Begini Ulasannya
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei
-
Scaloni Waspadai Pertahanan Tanjung Verde Jelang Duel Babak 32 Besar
-
DFB Dekati Jurgen Klopp Usai Nagelsmann Tinggalkan Timnas Jerman
-
Timnas Indonesia Bidik Gelar AFF Pertama, Sumardji hingga Rayhan Hannan Kompak Tebar Optimisme
-
Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik
-
Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan
-
Lebih Berat dari Tuntutan Jaksa, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu Divonis Seumur Hidup
-
Ada Risiko Downgrade IHSG Meski Tekanan Isu MSCI Mulai Reda
-
Pertamina Tepat Belum Turunkan Harga Pertamax
-
Darurat Judi Online di Kabupaten Bogor, PCNU Deklarasikan 'Jihad Sosial' Bareng Bupati