Masih ingat kasus keributan yang terjadi saat pertandingan final Sea Games 2023 di cabang sepakbola beberapa waktu lalu? Kala itu, Timnas U22 Indonesia berhadapan dengan Timnas U22 Thailand di babak puncak perebutan medali emas.
Dalam pertandingan tersebut, terjadi sebuah peristiwa yang dinilai menodai semangat sportivitas pertandingan antarbangsa di Asia Tenggara tersebut. Pasalnya sebelum peluit panjang ditiup wasit, sempat terjadi baku hantam antara kedua tim. Bahkan yang paling mengejutkan, tak hanya pemain yang baku hantam di lapangan, tetapi juga ofisial tim.
Huru-hara itu nampaknya menjadi persoalan serius bagi komite induk olahraga di Negeri Siam. Bahkan otoritas olahraga Thailand atau SAT menunda pemberian bonus kepada pemain lantaran kejadian itu.
Ketua SAT Kongsak Yodmanee mengemukakan bahwa kejadian tersebut telah merusak reputasi dan citra industri olahraga Thailand. Bahkan secara khusus SAT meminta asosiasi sepakbola Thailand atau FAT untuk membuat surat resmi yang menjelaskan insiden tersebut.
"SAT telah turun tangan untuk menentukan siapa yang salah. Beberapa perilaku yang tidak pantas, seperti mereka yang melakukan kejahatan dan terlibat langsung dalam perkelahian, akan dihukum, mungkin tanpa hadiah," kata Yodmanee seperti dikutip media Vietnam, Thao247.
Yodmanee pun menegaskan jika dirinya akan spesifik dalam melihat fakta dan membuat penilaian kemungkinan terjadinya pelanggaran aturan.
"Ini harus memperjelas hukuman untuk setiap orang. Kami akan melihat fakta dan membuat penilaian secara keseluruhan untuk melihat apakah ada pelanggaran aturan, kami tidak terpaku pada masalah bonus atau pencairan," katanya.
Tak hanya itu, SAT akan mendorong FAT agar memproses penyidikan lebih cepat dengan memberikan pemberitahuan lebih awal agar nantinya individu yang tak terlibat dalam insiden tersebut tetap bisa mendapatkan bonus.
Terakhir, ia mengemukakan, kasus tersebut menjadi pelajaran berharga bagi Thailand dalam konteks olahraga dan juga menjadi dasar untuk membuat aturan yang lebih ketat lagi di semua level.
Baca Juga: Nasib Miris Pratama Arhan Usai Antar Timnas Indonesia Sabet Emas SEA Games 2023
"Kejadian ini harus dianggap sebagai kasus tipikal yang perlu dipertimbangkan kembali oleh olahraga Thailand. Di masa mendatang, kami juga perlu memiliki peraturan untuk tim nasional di semua tingkatan."
Sebagai bentuk ketegasan, SAT akan mengambil langkah hukum tegas jika nantinya ada peristiwa yang mendiskreditkan citra negara dan industri olahraga negara Gajah Putih tersebut.
"Jika ada yang mempengaruhi dan mendiskreditkan citra negara dan industri olahraga Thailand, pasti akan ada hukuman yang jelas."
Untuk diketahui, timnas putra U22 Thailand yang memperkuat SEA Games 2023 di Kamboja hingga kini belum mendapat bonus 3 juta baht dari Pemerintah Thailand. Sedangkan timnas putri U22 Thailand telah menerima bonus.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Jepang-Rusia Memanas! Kunjungan Putin dengan Kapal Perang ke Kuril Bikin Tokyo Murka
-
Pergi Jauh, Tanah Air Tetap Jadi Rumah: Kisah Diaspora Memaknai Indonesia
-
91% Orang Indonesia Anggap Kesehatan Holistik Penting, Ternyata Bukan Sekadar Bebas Penyakit
-
Produksi Melimpah Harga Jatuh, Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Nasib Petani Garam
-
BTN dan PPATK Renovasi 20 RTLH, Bantu Wujudkan Hunian Layak bagi Keluarga Prasejahtera
-
Cerdas! Begini Langkah Kang Edai Mengubah Desa Kemiren Jadi Naik Kelas
-
Arti Penting Berlian bagi Anggun C Sasmi: Bukan Sekadar Aksesori, tapi Self-Reward
-
5 Rekomendasi Sunscreen Ectoin untuk Memperbaiki Skin Barrier dan Anti Polusi
-
Sengketa 6,1 Hektare Kencana Bogor Memanas, AJB Dipersoalkan hingga Dugaan Rekayasa Hukum
-
5 Penyebab Bedak Cakey dan Crack di Garis Senyum, Ini Cara Mengakalinya