/
Selasa, 23 Mei 2023 | 16:15 WIB
Reaksi Komang Teguh Trisnanda dari Indonesia dan Soponwit Rakyart (kanan) dari Thailand saat keributan di final SEA Games 2023. (AFP)

Kiper Timnas Thailand U-22 Soponwit Rakyart resmi mendapatkan hukuman karena aksinya tak terpuji saat final SEA Games 2023. Soponwit sempat menyerang pemain Timnas Indonesia U-22 Komang Teguh Trisnanda.

Seperti diketahui, duel yang dimenangi oleh Timnas Indonesia U-22, 5-2 itu sempat diwarnai keributan. Bahkan sempat ada  aksi pukul-pukulan yang melibatkan kedua kesebelasan.

Federasi Sepak Bola Thailand (FAT) akhirnya menjatuhkan hukuman kepada dua pemain dan tiga staf pelatih yang terlibat kericuhan saat pertandingan lawan Timnas Indonesia.

Melalui keterangan resmi di laman resmi FAT, mereka telah merilis hukuman dari hasil investigasi yang dikepalai oleh Amnuay Nimmano kepada dua pemain dan tiga staf pelatih yang terlibat kericuhan saat laga lawan Timnas Indonesia.

Berdasarkan hasil investigasi, dua pemain Thailand dinyatakan bersalah atas tindakan penyerangan terhadap Timnas Indonesia U-22. Keduanya yakni Soponwit Rakyart dan Thirapak Prueangna.

Kiper Thailand Soponwit Rakyart kedapatan memukul Komang Teguh hingga suasana kian memanas. Wasit Kassem Matar Al-Hatmi yang melihat insiden tersebut, lantas memberikan kartu merah kepada kedua pemain dan mengusir keduanya dari lapangan.

Thailand juga menghukum pemain lainnya Thirapak Prueangna juga dengan larangan bermain 6 bulan karena ikut dalam keributan melawan Indonesia di final SEA Games 2023.

Hukuman untuk pemain lebih ringan mengingat keduanya masih muda. Selain itu, Soponwit Rakyart dan hirapak Prueangna telah meminta maaf secara terbuka kepada publik.

"Penangguhan tugas (berpartisipasi dalam kompetisi) atas nama tim nasional Thailand kelompok umur manapun selama 6 bulan," kata FAT dalam pernyataan tersebut.

Baca Juga: Kejagung Tetapkan Orang Kepercayaan Irwan Hermawan Tersangka Baru Kasus Korupsi Proyek BTS BAKTI Kominfo

Load More