Dengan kemampuan ini, tak heran jika fitur Pivot Table akan memudahkan pengguna untuk membaca ringkasan data yang jumlahnya bisa ratusan atau ribuan dalam waktu singkat.
Lalu bagaimana cara membuat Pivot Table di Microsoft Excel?
Langkah 1: atur data sumber
Sebelum membuat laporan ringkasan, atur data kamu ke dalam baris dan kolom, lalu konversikan rentang data ke Tabel Excel.
Untuk melakukannya, pilih semua data, buka tab Sisipkan dan klik Tabel .
Menggunakan Tabel Excel untuk data sumber akan memberimu manfaat yang sangat bagus.
Salah satu manfaatnya adalah rentang data milik kamu akan menjadi "dinamis". Dalam konteks ini, rentang dinamis berarti bahwa tabel kamu akan diperluas dan diciutkan secara otomatis saat kamu menambah atau menghapus entri.
Langkah 2: Buat Tabel Pivot
Setelah menyusun data sumber, sekarang silahkan membuat Pivot Tabel dengan menggunakan langkah-langkah berikut ini.
Baca Juga: Cara Transfer BRI ke BRI di HP dan ATM
- Pilih range data yang akan kamu buat Pivot Tablenya.
- Setelah itu, buka menu Insert, lalu pilih Pivot Table.
Pada menu file ini, terdapat dua pilihan, yaitu Pivot Table dan Pivot Chart. - Pilih Pivot Table, kemudian akan muncul window box Pivot Table.
- Selanjutnya, kamu bisa memilih tempat yang digunakan untuk menempatkan Pivot Table.
- Pilih kertas kerja yang baru dan klik new worksheet, lalu klik OK untuk melanjutkan.
- Untuk menganalisis mencari jumlah, kamu bisa melakukan centang pada Pivot Table Fields.
- Atur tata letak laporan Tabel Pivot Anda
- Dengan demikian, untuk mencari jumlah pesanan tiap produk bisa dengan mencentang (produk)#1 kemudian (jumlah)#2
Langkah 3: Atur tata letak
Kamu harus tahu, area tempat kamu bekerja dengan bidang laporan ringkasan disebut dengan Daftar Bidang PivotTable. Itu terletak di bagian kanan lembar kerja dan dibagi menjadi bagian header dan body.
Untuk mengaturnya, kamu bisa melakukan hal-hal berikut ini:
- Bagian Bidang berisi nama bidang yang dapat kamu tambahkan ke tabel. Nama yang diajukan sesuai dengan nama kolom dari tabel sumber kamu.
- Bagian Tata Letak berisi area Filter Laporan, Label Kolom, area Label Baris , dan area Nilai. Di sini kamu dapat mengatur dan mengatur ulang bidang tabel milik kamu
- Perubahan yang kamu buat di Daftar Bidang PivotTable langsung tercermin ke tabel kamu.
Itulah arti apa itu Pivot Table lengkap dengan bagaimana cara membuat Pivot Table di Microsoft Excel. Selamat mencoba.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
5 Parfum di Alfamart yang Tahan Lama Menurut Review Pembeli, Mulai Rp30 Ribuan
-
Tak Berkutik! KPK Tangkap Bupati Langkat di Rumah Pribadi, Sejumlah Lokasi Langsung Disegel
-
Pasokan Minyak Global Kembali Melimpah, Kapan Harga BBM Turun?
-
Siap-siap Uji Nyali! Ini 7 Film Horor Indonesia yang Tayang Juli 2026
-
2 Kategori Penjual Shopee yang Bakal Kena Pajak 0,5% Mulai Agustus 2026
-
Masih Bayar Lebih Saat Pakai QRIS? BI Sulsel Tegaskan Pedagang Tak Boleh Lakukan Ini
-
4 Sepatu Lari SPECS Terlaris di Shopee, Ini Plus dan Minusnya Menurut Pembeli
-
Pemerintah Siapkan Paket Stimulus Ekonomi Semester II 2026, Fokus Jaga Daya Beli Masyarakat
-
Reboisasi Tak Selalu Menambah Pasokan Air, Mengapa Iklim Jadi Faktor Penentu?
-
Media AS Sorot Sepasang Kekasih Asal Aceh Dicambuk karena Ciuman di TikTok