Asal Usul Dokkaebi
Penyebutan goblin Korea pertama kali ditemukan dalam sebuah cerita dari kerajaan Silla di Korea tengah dan selatan, ditampilkan dalam Lady Dohwa dan Bachelor Bihyeong .
Sejak kemunculan pertama mereka dalam cerita rakyat, mereka telah menjadi fitur reguler dalam cerita rakyat dalam mitologi Korea dan sering berinteraksi dengan protagonis manusia dalam berbagai cara.
Meski demikian, goblin Korea lebih sering digambarkan sebagai makhluk baik hati. Jika mengacu pada asal usul tersebut, jelas Goblin asli dalam budaya Korea sangat berbeda dengan apa yang ditampilkan di drama.
Di drama Korea, Goblin digambarkan sebagai sosok pria tampan bak malaikat yang polos namun licik, tapi aslinya mereka bisa menjelma dalam beberapa bentuk.
Berikut adalah beberapa bentuk Dokkaebi alias goblin dalam budaya Korea:
- Cham Dokkaebi adalah goblin nakal yang mempermainkan manusia dan sering bersembunyi di sekitar mereka menunggu untuk melaksanakan rencana jahat mereka.
- Gae Dokkaebi adalah goblin jahat yang berkeliaran di alam liar dan memakan kesengsaraan manusia.
- Gaksi dan Chonggak Dokkaebi adalah goblin pria dan wanita yang memiliki kemampuan memikat dan merayu manusia.
- Oenun Dokkaebi adalah goblin cycloptic yang memiliki reputasi makan dalam jumlah besar dan sangat rakus.
- Terakhir, Oedari Dokkaebi adalah goblin lucu yang suka mengikuti gulat Korea (Ssireum).
Itulah pengertian apa itu Goblin Korea dalam budaya Korea. Jadi jangan berpikir semua goblin tampan ya.
Kontributor : Damai Lestari
Baca Juga: Cara Membuat Foto Mirip Artis Korea dengan LINE Potret AI
Berita Terkait
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Penebangan 10 Pohon di Jalan Riau Lolos Pengawasan, Dedi Mulyadi Minta Camat Hingga Lurah Disanksi
-
Rojali, Mantap, hingga Lipstick Effect, Tiga Fenomena yang Menggambarkan Wajah Baru Konsumsi RI
-
Dosen Dipecat Karena Tegur Mahasiswa Berpakaian Ketat? Pimpinan Muhammadiyah Investigasi
-
Bawa Keranda 'RIP Hukum', Mahasiswa Geruduk Kejagung Tuntut Febrie Adriansyah Dihukum Mati
-
3 Kontroversi YouTuber Bigmo, Terbaru Libatkan Anak Kecil Promosi Liquid Vape
-
Pramono Buka Peluang Modifikasi Cuaca di Jakarta, Antisipasi El Nino dan Ancaman Kebakaran
-
Sudah Lebih 30 Provinsi Dikunjungi, Pengamat Bongkar Alasan Gibran Sering Turun ke Daerah
-
Perluas Cara Berinvestasi, BNI Tawarkan 2.600 Aset melalui Gelegar Lelang 2026
-
Febrie Adriansyah Lawan Status Tersangka, Kuasa Hukum Soroti 9 Kejanggalan Penanganan Kasus
-
Barang Impor Masih Mahal, Rupiah Terperangkap di Level Rp18.000