/
Kamis, 13 Juli 2023 | 18:53 WIB
Diduga pihak manajemen membagikan tiket untuk siswa Akademi Persib agar seolah-olah penjualan tiket pertandingan Persib Bandung vs Dewa United pada Jumat (14/7/2023) besok terjual habis. ((Twitter))

Sebuah akun Twitter membagikan sebuah pesan WhatsApp yang berisikan pembagian tiket pertandingan Persib Bandung melawan Dewa United pada Jumat (14/7/2023). Tiket tersebut diberikan bagi siswa Akademi Persib yang sudah melunasi administrasi SPP hingga Juni 2023. 

Dalam chat itu dijelaskan bahwa Akademi Persib mendapatkan hak istimewa atau privilege untuk laga yang digelar esok hari. 

"Diberitahukan bahwa Akademi Persib memberikan privilege berupa tiket pertandingan Persib vs Dewa United ada Jumat, 14 Juli 2023 bagi siswa yang sudah menyelesaikan administrasi SPP minimal sampai dengan bulan Juni 2023," demikian potongan pesan yang diunggah akun Twitter @riskymayang dikutip Kamis (13/7/2023).

Bagi yang sudah memenuhi syarat itu, maka siswa akan diberikan link pendaftaran melalui WhatsApp masing-masing orang tua. 

Adapun tiket yang akan diberikan itu berjumlah tiga buah masing-masing untuk 1 siswa dan 2 pendamping atau pihak keluarga. 

Pengunggah potongan pesan itu menilai kalau pemberian tiket Persib Bandung vs Dewa United tersebut menjadi upaya pihak manajemen Persib Bandung agar seolah-olah tiket bisa terjual habis. 

Sebab selain membagikannya untuk siswa Akademi Persib, pihak manajemen juga memberikan diskon hingga 20 persen untuk setiap tiket yang dijual. 

Bukan hanya itu, manajemen Persib Bandung juga menjanjikan akan memberikan jersey supporter edition bagi pembeli tiket. 

"Beli tiket gratis jersey, akademi sudah bayar SPP bisa nonton bertiga, beli dailybox dapat tiket, H-2 masih early bird udah sempat ganti ke presale dini hari tapi ganti lagi jadi early bird," cuitnya.

Baca Juga: Nathalie Holscher Lepas Hijab, Warganet: Awas Nyalahin Sule, Kan Drama Banget Nih Cewek

"@persib is it difficult now for you to reach your #ticketsold KPI?" sambungnya.

Upaya serupa juga tercium ketika ada yang mendapati pembagian tiket pertandingan Persib Bandung vs Dewa United secara cuma-cuma melalui RT-RW. 

Potongan percakapan soal adanya pembagian tiket pertandingan Persib Bandung melawan Dewa United pada Jumat (14/7/2023) secara cuma-cuma oleh partai politik. (sumber: (Instagram @/unitedcolors33))

Hal tersebut diungkap oleh akun Instagram @unitedcolors33. Pembagian tiket gratis itu disebut-sebut dilakukan oleh sebuah partai politik (parpol). 

Akun Instagram tersebut mengunggah satu potongan tangkap layar percakapan dalam grup WhatsApp. Terlihat ada anggota grup yang meneruskan pesan yang berisikan tawaran tiket gratis dari partai. 

"Butuh 50 orang. Nawaran tiket ti partai (nawarin tiket dari partai). (Tiket) persib," demikian potongan chat yang dikutip pada Kamis (13/7/2023). 

Chat tersebut lantas mengundang tawa dari anggota grup lainnya. Anggota grup lainnya langsung berkomentar bahwa upaya itu dilakukan agar ada penonton pada saat laga Persib Bandung berlangsung. 

"Bakat ku hayang katingali aya nu nonton (Saking penginnya kelihatan ada yang nonton. 1 RW digerakan dititah nonton (1 RW digerakin disuruh nonton). Kabayang baraha RW nu diundang (kebayang berapa RW yang diundang untuk disuruh)," ucap anggota grup WA lainnya.

Mereka curiga kalau aksi pembagian tiket gratis itu dilakukan pihak manajemen Persib Bandung untuk mengantisipasi kosongnya stadion kala melawan Dewa United pada Jumat (14/7/2023). Sebabnya, bobotoh memastikan tidak akan menonton ke stadion sebagai bentuk protes atas sistem yang dijalani oleh pihak manajemen. 

Bobotoh merasa kecewa dengan pihak manajemen Persib Bandung yang tak kunjung memperbaiki sistem pembelian tiket. Banyak dari mereka yang kesulitan untuk mendapatkan tiket pertandingan.

Aksi boikot tersebut sudah dipastikan oleh Viking Persib Club (VPC) melalui akun Twitter resminya.

"Sikap menepi sejenak ke Stadion dihasilkan dari aspirasi distrik-distrik Viking Persib Club dan diperkuat dengan diskusi komunitas bobotoh yang punya pemikiran serupa," katanya.

Load More