Pihak Inara Rusli memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya soal laporan Tenri Ajeng Annisa terkait kasus pencemaran nama baik pada Kamis (13/7/2023).
Selama 3,5 jam diperiksa, Inara Rusli menjawab sekitar 24 pertanyaan. Menurut sang pengacara, Susanti Agustina, istri Virgoun itu menjawab pertanyaan penyidik dengan baik.
Dalam kesempatan itu juga Inara Rusli membawa bukti tambahan berupa isi chat Virgoun kepada dirinya.
Namun bukti chat tersebut berhasil membuat Susanti terkejut, sebab isi perkataan vokalis Last Child itu kepada sang istri dinilai sangat vulgar dan tidak etis.
"Bukti baru, yang belum pernah Ina berikan ke kita. Ketika saya baca, saya syok banget. Karena nggak pantas, sebagai suami istri chattingannya," ujar Susanti Agustina saat ditemui usai pemeriksaan sebagaimana dilansir dari Suara.com.
"Saya nggak bisa menyampaikan di sini karena terlalu vulgar dan tidak etis seorang suami berbicara seperti itu kepada seorang istri. Nggak pantas lah kata-kata itu," sambungnya.
Saking kasarnya ucapan Virgoun, Susanti dapat menduga siapapun bisa depresi jika menerima ucapan seperti itu dari seorang suami. Itu pula yang membuat Susanti mengkhawatirkan kondisi mental kliennya.
Bahkan Susanti tak segan berandai jika dirinya ibunda Virgoun, dia sudah menghardik sang anak demi mengajarkannya.
"Ini anak (Inara Rusli) bisa depresi berat dengan bahasa seperti itu. Kalau orang yang nggak kuat bisa segini (isyarat gila). Kalau jadi seorang ibu, anak saya begitu pasti saya tumbukin," imbuhnya.
Baca Juga: Beda Gaya Pidato Ganjar Pranowo, Anies Baswedan dan Prabowo Subianto di Rakernas Apeksi
Sementara Inara sendiri menanggapi santai bukti yang ia bawa tersebut. Seolah tanpa beban, ibu tiga anak itu malah menertawakan kondisinya usai diperiksa.
"Alhamdulillah lancar, hidup ini diketawain saja ya supaya nggak stres, mudah-mudahan dari penyidik bisa proses jawaban yang aku berikan," ujar Inara Rusli.
Berita Terkait
-
Inara Rusli Dulu Sempat Takut Tergoda Lepas Hijab: Gue Ngeri...
-
Pengacara Kaget Lihat Bukti Chat Virgoun ke Inara Rusli: Sangat Vulgar dan Tidak Pantas
-
Diperiksa Hampir 4 Jam, Inara Rusli Santai Meski Bawa Bukti Mengejutkan
-
Usai Diperiksa Polisi, Inara Rusli Keluar Ruangan Sambil Tertawa
-
Inara Rusli Benarkan Gonta-ganti ART sampai 50 Kali, Terbukti Sosok Pemarah?
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Bukan Sekadar Teknologi, AI Ternyata Juga Bisa Tingkatkan Kualitas Hidup Manusia
-
Drama Comeback dan Tangis Tuan Rumah Warnai Semifinal Campus League The Nationals 2026
-
Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'
-
Berulang Kali Digosipkan Pencucian Uang hingga Suap, Raffi Ahmad Trauma Bekerja di Pemerintahan?
-
Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?
-
Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu
-
KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa
-
Banyak Inovasi Mahasiswa Mandek di Kampus, Ini Caranya Supaya Bisa Jadi Bisnis
-
Dituduh Terima Uang dari Hanania Travel, Anisa Rahma dan Suami: Kami Malah Bayar Rp100 Juta!
-
Sepanjang Tahun 2025, Pertamina EP Cepu Torehkan Kinerja Moncer