/
Selasa, 25 Juli 2023 | 17:31 WIB
Menteri Investasi Bahlil Lahadalia ((Antara))

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia angkat bicara soal kemungkinan dirinya akan menjadi Ketua Umum Golkar menggantikan Airlangga Hartarto.

Bahlil mengaku dirinya merupakan seorang kader Golkar yang telah setia selama 22 tahun.

"Saya itu kalau kader, saya itu dari 2001 sampai 2014 struktural, selebihnya saya enggak lagi struktural. Tapi kan saya enggak pernah pindah partai," kata Bahlil saat ditemui di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa.

Soal kesiapan-nya menjadi ketua umum partai berlambang pohon beringin itu, Bahlil menegaskan bahwa pencalonan jabatan dilakukan melalui mekanisme partai.

Sebagai kader, ia juga merasa terpanggil jika memang dicalonkan menjadi Ketua Umum Partai Golkar.

"Setiap kader yang merasa bertanggung jawab untuk pengabdian kepada partai, saya pikir semuanya terpanggil, tapi lewat mekanisme partai," ujarnya.

Selain Bahlil, Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan juga disebut-sebut akan menggantikan posisi Airlangga Hartarto sebagai Ketua Umum Partai Golkar.

Dalam kesempatan sebelumnya, anggota Dewan Pakar Partai Golkar Ridwan Hisjam menilai Ketua Dewan Penasihat Partai Golkar Luhut Binsar Pandjaitan dan Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo (Bamsoet) pantas menggantikan Airlangga Hartarto sebagai ketua umum partai berlambang pohon beringin itu.

Penilaian itu disampaikan lantaran tiga ormas pendiri Partai Golkar, yakni Kosgoro 1957, Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR), dan Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) meminta Airlangga Hartarto untuk mundur dari posisi Ketua Umum DPP Golkar. (Sumber: Antara)

Baca Juga: Bukan ODGJ, Aksi Nekat Jesica Koroh Bajak Mobil Patroli hingga Tabrak 2 Mobil di Tol Becakayu karena Sedang Nge-Fly

Load More