Beredar kabar FIFA menjatuhkan sanksi kepada Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI). Penyebabnya, PSSI disebut telah memasulkan dokumen tentang Jakarta International Stadium atau JIS.
Kabar itu dengan narasi tersebut dibagikan oleh akun YouTube Catatan Politik lewat video berdurasi 8 menit. Akun ini menyebut bahwa aksi PSSI memalsukan dokumen membuat JIS terancam batal menjadi venue Piala Dunia U-17.
Dalam narasinya, FIFA juga disebut menjatuhkan sanksi tegas atas pelanggaran yang dilakukan oleh Ketua Umum PSSI Erick Thohir.
Adapun narasi yang dibagikan akun Catatan Politik lewat judul video sebagai berikut:
“DIJATUHKAN SANKSI BERAT! PEMALSUAN DOKUMEN JIS KETAHUAN FIFA || PILDUN U-17 BISA BATAL?”
Sedangkan narasi yang ditulis dalam thumbnail video berikut ini:
“PEMALSUAN DOKUMEN! PSSI DISANKSI FIFA. FIFA TINDAK TEGAS PELANGGARAN KETUA PSSI, U-17 BISA BATAL”
Lantas benarkah klaim tersebut?
PENJELASAN
Baca Juga: Bima Sakti Batal Panggil Pemain Tottenham Gabriel Han Willhoft-King ke Timnas Indonesia U-17
Berdasarkan penelusuran, narasi PSSI dijatuhi sanksi tegas dari FIFA karena dinilai melakukan pemalsuan dokumen JIS adalah tidak benar.
Isi video Catatan Politik itu saat didengarkan untuk cek fakta sama sekali tidak menyertakan informasi kredibel mengenai adanya pemalsuan dokumen JIS. Begitu pula tidak ada sumber resmi yang menyebut FIFA telah menjatuhkan sanksi kepada PSSI gegara dokumen JIS.
Faktanya narator dalam video itu justru hanya membacakan artikel dari sebuah media online. Artikel itu membahas respons sejumlah pihak mengenai kualitas rumput JIS yang dinilai tidak sesuai standar FIFA.
Tak hanya itu, salah satu klip video yang dipakai juga berisi tentang sanksi administratif dari FIFA kepada Indonesia. Namun sanksi itu bukan terkait pemalsuan dokumen JIS, melainkan batalnya Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023.
Diketahui salah satu artikel yang dibacakan narator mengambil dari media Populis.id. Artikel yang dimaksud berjudul “Heboh! Gus Umar Tantang Erick Thohir Terkait Polemik JIS: Mau Lu Apa Sih? Coba Tunjukkin Stadion yang Rumputnya Standar FIFA Selain GBK”.
Artikel itu berisi tentang pernyataan politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Umar Syadat Hasibuan. Ia bertanya stadion di Indonesia mana saja yang rumputnya berstandar FIFA selain Gelora Bung Karno (GBK).
Berita Terkait
-
Polemik Rumput JIS Berakhir, Jakpro Gercep Lakukan Pergantian Sesuai Standar FIFA
-
Timnas Indonesia Dirumorkan Melawan Jerman di FIFA Match Day, Seberapa Pentingkah Laga Tersebut?
-
Lika-liku JIS Menuju Venue Piala Dunia U-17: Prahara Rumput hingga Isi Surat FIFA
-
Begini Progres Perbaikan JIS Terbaru Buat Jadi Venue Piala Dunia U-17
-
Ari Lasso Dikabarkan Meninggal, Tangis Sahabat Pecah di Rumah Duka, Benarkah?
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Bongkar Industri Uang Palsu di Tangerang, WW Belajar dari 'God Hand' Bandung
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Keberlanjutan Tak Lagi Sekadar Tren, Begini Cara Industri Mulai Mengubah Cara Bertumbuh
-
Pilu! Korban Rudapaksa Jagakarsa Melahirkan, Bayi Terpaksa Diserahkan ke Dinsos
-
Jadi Tersangka, Kejagung Klaim Febrie Adriansyah Mundur Sukarela dan Tak Lagi Dikawal TNI
-
Daftar Identitas 12 Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Indramayu
-
Intip Peluang Timnas Indonesia Lolos Piala Dunia 2030 usai FIFA Bahas Format 64 Peserta
-
Skandal Korupsi Lingkaran Prabowo, Uji Transparansi dan Integritas Penegakan Hukum
-
Dua Malam Tertahan di Laut, 252 Penumpang KM Suwindu Akhirnya Dievakuasi
-
Prabowo Perintahkan Harga Khusus BBM untuk Nelayan Kapal 30200 GT