Suara.com - Penangkapan Kepala Basarnas Henri Alfiandi oleh KPK menyisakan banyak hal menarik untuk dibahas. Salah satu yang paling mencolok adalah pesawat Zenith 750 STOL milik Kepala Basarnas. Meski memang pesawat ini masuk dalam LHKPN yang dilaporkan, tapi menjadi tanda tanya tentang spesifikasi dan harga aslinya.
Spesifikasi Pesawat Zenith 750 STOL
Pesawat yang dimiliki Kepala Basarnas ini merupakan jenis Zenith 750 STOL tahun 2019. dengan tinggi sekitar 2,6 meter, dan lebar sayap mencapai 9,1 meter, pesawat ini bisa melaju hingga 200 km/jam. Kekuatan mesinnya juga cukup lumayan, antara 80 - 140 HP.
Dalam sekali terbang, kapasitas bahan bakar yang bisa dibawanya adalah 90 liter. Berat kotornya ada di angka 1.900 lb, dan purwarupanya pertama kali dikenalkan di AirVenture. Terlihat keren dan gesit, pesawat ini sejatinya merupakan pengembangan dari model sebelumnya, yakni Zenith STOL CH 750, pesawat sport ringan dengan dua kursi.
Harga dari Pesawat Tersebut
Jika melihat pada LHKPN yang dimiliki oleh tersangka kasus korupsi, pesawat ini dicatat dengan nilai Rp6 50.000.000. Namun apakah benar harganya saat ini senilai dengan angka yang dicatatkan tersebut?
Pada salah satu dokumen rilisan dari zenithair.net yang disajikan dalam format PDF, terdapat keterangan lengkap spesifikasi dan harga dari tidak pesawat di model ini. Untuk harga dasar, STOL CH 750 Super Duty dibanderol dengan angka 29,975 dolar AS. Kemudian untuk model Light Sport Utility STOL CH 750, harganya adalah 24,950 dolar AS dan model The Faster CH 750 Cruzer di angka 23,975 dolar AS.
Harga di atas hanya untuk airframe kit-nya saja, belum termasuk pada finishing kit yang besarannya sekitar 30 persen dari harga airframe kit-nya. Jadi bisa diperkirakan nilai dari pesawat tersebut saat ini sebenarnya berada di angka berapa.
Sekilas Kasus Korupsi Kabasarnas
KPK menetapkan 5 orang sebagai tersangka, yang terdiri dari 3 orang pihak swasta dan 2 sisanya anggota TNI aktif, salah satunya adalah Kepala Basarnas Marsekal Madya Henri Alfiandi. Kasus yang dijadikan dasar adalah pemberian suap oleh pihak swasta dan disangkakan melanggar Pasal 5 Ayat 1 huruf a atau b, atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 Ayat 1 ke 1 KUHP.
Untuk anggota TNI aktif yang terlibat kasusnya kemudian akan ditangani oleh Puspom TNI dan penyidik KPK.
Itu tadi sekilas mengenai pesawat Zenith 750 STOL Kepala Basarnas yang menjadi salah satu barang bukti dalam penangkapan pihak terkait di kasus suap dan korupsi.
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
-
Korupsi Rp 66 Miliar, Eks Bupati Cirebon 'Hanya' Didenda Rp1 Miliar
-
Diperiksa KPK hingga 10 Jam, Menhub Budi dan Sekjen Kemenhub Dicecar Soal Mekanis Pembangunan Jalur Kereta
-
Respons Mahfud MD Usai KPK Tetapkan Kepala Basarnas Tersangka: Yang Melanggar, Sudah Tepat Untuk Ditangkap
-
Kabasarnas Terjaring OTT KPK, Begini Situasi Terkini dari Kantor Basarnas Pusat
-
Kabasarnas Marsekal Madya Henri Alfiandi Dinyatakan Tersangka, KPK Sebut Terima Suap Rp 88,3 Miliar
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
Terkini
-
Gelombang Panas Eropa Makin Mematikan: Krisis Kesehatan Hingga Ancam Ketahanan Energi Nasional
-
Prabowo: Kita Butuh Kritik, Tapi Jangan Biarkan Demokrasi Dibajak Pemilik Modal!
-
Pramono Ultimatum Plaza Senayan dan Senayan City: Bangun Akses Penghubung atau Pajaknya Dinaikkan
-
Putusan MK Final, Pilkada Tetap Langsung! PKB: Jangan Debat Lagi, Saatnya Tekan Biaya Politik
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
-
Diplomasi AS - Iran Memanas, Utusan Donald Trump Kejar Kesepakatan Damai di Qatar
-
Putusan MK Soal Pilkada Langsung Dinilai Beri Kepastian Hukum, Ini Alasannya
-
Prabowo Beri Kenaikan Pangkat Kehormatan untuk Purnawirawan Polisi, Termasuk Mantan Ajudan Soekarno
-
Lalu Lintas Tol Jakarta Pagi Ini Semrawut, Kecelakaan Beruntun hingga Contraflow Picu Kemacetan
-
Prabowo Beri Hormat ke Jokowi di HUT ke-80 Bhayangkara