Mantan Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu memberikan kritikan pedas terkait pertemuan Presiden Joko Widodo dengan Presiden China Xi Jinping. Kritikan itu terkait sikap Presiden Jokowi yang meminta bantuan China terkait pembangunan Ibu Kota Negara atau IKN Nusantara.
Melalui akun Twitternya, Said Didu membagikan pemberitaan seputar pertemuan Jokowi dengan Xi Jinping. Dalam berita ini, Jokowi tampak meminta bantuan China untuk menyusun detail desain IKN. Terlebih, kata Jokowi, China berpengalaman mendesain kecanggihan salah satu wilayah mereka, yakni Shenzhen.
Mengenai itu, Said Didu langsung melayangkan sindiran pedas. Ia menilai rakyat agar tidak lupa terkait nasib kereta api cepat Jakarta - Bandung yang merupakan kerjasama Indonesia dengan China.
Menurutnya, pembangunan kereta api cepat itu kini sudah menjadi beban negara yang besar. Ini karena besarnya utang Indonesia dengan China demi membangun kereta api cepat rute Jakarta - Bandung tersebut.
"Semoga rakyat tidak lupa saat China 'diminta' membuat rencana kereta api cepat Jakarta - Bandung yang akhirnya menjadi beban seluruh rakyat," kritik Said Didu dalam cuitannya pada Sabtu (28/7/2023).
Said Didu pun menilai aksi Jokowi meminta bantuan Xi Jinping itu seolah telah memberikan IKN ke China.
"Sekarang IKN 'diberikan' ke China," sindir pedas pegiat media sosial ini.
Kritikan Said Didu yang dilayangkan ke Jokowi itu pun langsung menuai atensi besar warganet. Terbukti hingga berita ini dipublikasikan, cuitannya telah dibaca 137 ribu kali dan mendapatkan ribuan tanda suka.
Selain itu, kolom komentar juga langsung dibanjiri warganet dengan beragam pendapat. Dari yang setuju dengan Said Didu dan menyindir Jokowi, hingga balas mengkritik opini Said Didu tersebut.
Baca Juga: Membernya Dapat Ancaman, Agensi ZEROBASEONE Siap Tempuh Jalur Hukum
"IKN the next China province," sindir warganet.
"Sebenarnya dia itu bekerja untuk bangsa Indonesia atau untuk China?" tanya warganet.
"Kok buat ibu kota diserahkan ke asing? Bisa-bisa seluruh penghuni ibu kota bisa di pantau aktivitas dan disadap pembicaraannya," timpal lainnya.
"Tweet pembodohan. Apa salahnya membeli kemudahan dan kecepatan bagi transportasi rakyat! Toh peminjaman itu akan dibayar dari hasil kereta cepat itu sendiri, bukan asal minta-minta ke rakyat tanpa timbal balik untung," bela warganet.
"Oalah pak Dhe pak Dhe. Pak Jokowi itu mengajak China untuk investasi bukan memberikan. Jangan provokasi terus dong pak Dhe. Jian kok sakit hati berkelanjutan, pernyataan Anda sangat membodohi rakyat bos," tambah yang lain.
"Tetap dukung jokowi, hasilnya memang belum tampak, tapi akan nampak di 7 generasi Anda nanti. Artinya kemegahan Indonesia gak akan Anda dan saya nikmati," komentar warganet.
Berita Terkait
-
4 Organisasi Media Minta Presiden Kaji Ulang Rancangan Perpres Platform Digital
-
Final Japan Open 2023: China, Jepang, dan Korea Selatan Bersaing Ketat
-
Soal Siapa Yang Didukung Jokowi, Ganjar: Masa Dukungannya Dua
-
Perpres Jurnalisme Berkualitas Harus Mengedepankan Win Win Solutions
-
AJI, IJTI, AMSI Dan IDA Ingatkan Soal Perpres Jurnalisme Berkualitas Harus Cari Jalan Terbaik
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
Terkini
-
Baju Lebaran Cheongsam versi Muslimah Ramai di Pasaran, Perpaduan Ramadan dan Imlek
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Piala Dunia 2026 Terancam Perang Iran-AS? FIFA Mulai Pantau Ketat Keamanan Tim di Amerika Serikat
-
CEK FAKTA: Tautan Daftar Mudik Gratis PLN 2026 Beredar, Asli atau Penipuan?
-
CEK FAKTA: BLT Desa 2026 Rp 300 Ribu per Bulan untuk Warga yang Belum Dapat Bantuan, Benarkah?
-
Jadwal Imsak dan Subuh Wilayah Jakarta dan Yogyakarta Hari Ini, Minggu 1 Maret 2026
-
Jejak Mentereng Kasatgas Pangan Brigjen Ade Safri, Ungkap 4 Kasus Besar Sepanjang Februari
-
Garda Revolusi Iran Disebut Tutup Selat Hormuz, Mengapa Dunia Harus Panik?
-
Petenis Rusia Daniil Medvedev Terjebak di Dubai Usai Serangan AS-Israel ke Iran
-
Piala Dunia 2026 Terancam, FIFA Respons Serangan AS-Israel ke Iran