Beredar video dengan narasi reka adegan pimpinan Pondok Pesantren atau Ponpes Al Zaytun, Panji Gumilang, melakukan pelecehan seksual terhadap 20 santriwati.
Kabar itu dibagikan oleh akun YouTube dengan nama Kabar News pada 11 Juli 2023 lalu. Dalam narasinya, akun in menyebut bahwa kasus pencabulan Panji Gumilang terhadap puluhan santrinya sudah terbongkar.
Selain itu, akun itu juga menyebut bahwa pihak kepolisian telah melakukan reka adegan pelecehan seksual Panji Gumilang terhadap 20 santriwati Al Zaytun. Video reka adegan pencabulan itu bahkan disebut menjadi tontonan.
Adapun narasi yang dibagikan oleh akun Kabar News dalam judul video adalah sebagai berikut:
“GEGER MALAM INI || TERBONGKAR SUDAH 20 SANTRI DINIKMATI PANJI, REKA ADEGAN PENCABULAN JADI TONTONAN”
Sementara itu, narasi dalam thumbnail Kabar News sebagai berikut:
“BREAKING NEWS || 20 SANTRI DINIKMATI PANJI. REKA ADEGAN PENCABULAN AL ZAYTUN JADI TONTONAN”
Lantas benarkah narasi tentang pelecehan seksual Panji Gumilang itu?
PENJELASAN
Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, narasi puluhan santriwati menjadi korban pencabulan Panji Gumilang hingga reka adegan menjadi tontonan adalah tidak benar.
Faktanya, isi video saat didengarkan untuk cek fakta tidak menyertakan informasi kredibel mengenai reka adegan pencabulan Panji Gumilang terhadap puluhan santriwati telah dilakukan. Begitu pula tidak ada sumber resmi yang menyebut 20 santriwati terbukti dilecehkan oleh Panji Gumilang.
Sebaliknya video berdurasi 8 menit itu hanya berupa kesaksian mantan wali santri Ponpes Al Zaytun, Leny Siregar. Ia mengungkap dugaan adanya pelecehan seksual oleh Panji Gumilang.
Leny Siregar mengaku bahwa ia menarik anaknya dari Ponpes Al Zaytun. Alasannya, ia menilai banyak kejanggalan yang terjadi di ponpes pimpinan Panji Gumilang tersebut.
Adapun kesaksian Leny Siregar itu identik dengan artikel yang dipublikasikan oleh populis.id pada 10 Juli 2023. Artikel yang dimaksud berjudul “Borok Panji Gumilang Dibongkar Lagi, Diduga Lakukan Pelecehan Hingga Paksa Santriwati Lakukan Ini Sampai Berhenti Datang Bulan, Astaga”.
Selain itu, hingga kini dugaan Panji Gumilang melakukan pelecehan seksual juga masih menjadi tanda tanya, serta tidak ada bukti yang jelas.
KESIMPULAN
Dari penjelasan di atas, maka narasi Panji Gumilang melakukan reka adegan pelecehan seksual terhadap puluhan santriwati Ponpes Al Zaytun adalah kabar hoaks.
Narasi soal Panji Gumilang itu masuk ke dalam kategori manipulated content, atau konten yang dimanipulasi.
Berita Terkait
-
Panji Gumilang Serang Bupati Indramayu Soal Hotel di Al Zaytun, Ungkit Masa Lalu Nina Agustina
-
5 Fakta Santriwati Magetan Bawa Senjata Laras Panjang: Buat Konsentrasi Hafal Al Quran
-
Viral! Remaja Putri Bawa Senjata Bikin Heboh, Diduga Santriwati Ponpes di Magetan
-
Trauma Pernah Dilecehkan Ayah Tiri, Anak Pinkan Mambo Tak Ingin Punya Trust Issue ke Semua Pria
-
Alasan Anak Pinkan Mambo Baru Speak Up Kasus Pelecehan Seksual: Udah Hilang Kesabaran
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Brace Harry Kane Bawa Inggris Tantang Meksiko di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
-
BRI Tegaskan Jadi Korban Dugaan Kredit Fiktif, Apresiasi Langkah Cepat Polda Sumsel
-
Bank Sumsel Babel Borong 6 Penghargaan Infobank 2026, Pertahankan Predikat Layanan Terbaik
-
Menembus Lautan, PTBA dan PKBM Pesona Hadirkan Akses Pendidikan di Pulau Tegal
-
Diduga Masalah Asmara, Begini Kronologi Siswi SMP Terjun ke Sungai Beliti
-
Sulitnya Cari Solar, Bus AKAP Mogok di Jalintas Sumatera karena Kehabisan BBM
-
Harga BBM Turun, Pengguna Pertamax di Palembang: Turunnya Dikit, Lumayan Lah!
-
Anggaran Lampu Jalan Palembang Melonjak dari Rp11 Miliar ke Rp140 Miliar, Ada Apa?
-
Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak
-
Kasus Abdul Wahid, KPK Periksa Sekda Riau dan Bupati Indragiri Hulu