Mendengar nama Stadion Siliwangi di Jalan Lombok Kota Bandung, Jawa Barat (Jabar) tentunya tidak akan bisa dipisahkan dari sejarah klub kebanggaan kota kembang Persib.
Sebelum menjadi seperti saat ini, Stadion Siliwangi awalnya berupa lapangan yang digunakan oleh tim sepakbola militer Hindia Belanda sekitar tahun 1916, Sparta. Nama ini pula yang kemudian dikenal di masa-masa awal keberadaan lapangan legendaris itu.
Selain menjadi lapangan sepakbola, pada zaman pendudukan Belanda, tanah lapang tersebut menjadi tempat latihan bagi serdadu Belanda untuk latihan baris berbaris. Pada masa-masa perjuangan setelah Proklamasi 17 Agustus 1945, Kota Bandung menjadi salah satu basis pejuang Indonesia dalam melawan Belanda.
Hingga akhirnya terjadi perang hebat yang dikenal dengan peristiwa Bandung Lautan Api pada 24 Maret 1946. Perjuangan monumental 200 ribu Warga Bandung melawan penjajah itu kemudian menjadi prasasti ingatan yang terus diingat, bahkan dituangkan dalam lagu 'Halo-halo Bandung' yang diciptakan komposer terkenal Indonesia, Ismail Marzuki.
Tak hanya lagu, Peristiwa Bandung Lautan Api pun juga diabadikan dalam bangunan berupa Stadion Siliwangi yang kemudian menjadi kandang Persib Bandung. Mengutip Wikipedia, Stadion Siliwangi dibangun pada tahun 1954 dan resmi digunakan pada 24 Maret 1956.
Inisiasi pembuatan Stadion Siliwangi datang dari Panglima Tentara dan Teritorium III (yang kini Panglima Kodam Siliwangi) Kolonel Inf Alexander Evert Kawilarang.
Pembangunan Stadion Siliwangi dilakukan di atas tanah milik Kodam. Uniknya, pembiayaan pembangunan stadion yang kelak menjadi kebanggaan Warga kota Bandung tersebut berasal dari potongan gaji tentara dan pegawai Kodam selama dua tahun.
Mereka merelakan sejumlah sen yang ada di belakang gaji tentara dan pegawai untuk dipotong. Tak hanya itu, dalam setiap harinya selama beberapa minggu, dua kompi pasukan Angkatan Darat (AD) terpaksa mengambil tanah dari Lembang untuk mengeraskan tanah di lapangan tersebut yang liat.
Akhirnya pembangunan selesai dalam waktu dua tahun dengan bangunan sederhana, yakni hanya ada tribun utama dan terbuat dari kayu. Pada 24 Maret 1956, Panglima Kolonel AE Kawilarang pun akhirnya meresmikan stadion tersebut.
Surat kabar Java Bode melaporkan dalam artikelnya saat itu, bahwa peresmian stadion digelar jam tiga sore dengan didahului upacara kemiliteran serta pengibaran bendera nasional juga melepaskan beberapa lusin burung merpati dan balon udara yang mengusung bendera bertuliskan Stadion Siliwangi.
Sebagai hiburan kemudian digelar laga persahabatan Timnas Indonesia melawan kesebelasan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD).
Kala itu, Timnas Indonesia dilatih Antun 'Toni' Pogacnik. Kala itu, Timnas tampil dengan pemain andalan yang mengisi lini depan seperti Jasrin Jusron, Jusuf Siregar, Andi Ramang, Djamiat Dalhar, dan Aang Witarsa.
Menurut surat kabar De Niewsgier, Jusuf Siregar yang bermain untuk PSMS Medan tampil menjadi pemain terbaik.
"Jusuf Siregar masih menjadi salah satu penyerang terbaik Indonesia, dengan tembakan berbahaya di kedua kakinya," tulis surat kabar De Nieuwsgier.
Dalam laga tersebut, Timnas Indonesia mengalahkan TNI AD dengan skor telak 5-1.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Spesifikasi dan Harga Motor Listrik Polytron, Mulai Rp11 Jutaan
-
Timbulkan Kegaduhan, Kemensos Aktifkan Kembali BPJS PBI Khusus Pasien Cuci Darah
-
Wamendagri Wiyagus Tekankan Sinergi Daerah Sukseskan MBG dan Kopdeskel Merah Putih
-
Setelah Selingkuh dan Poligami, Video Insanul Fahmi Joget Bareng Teman Viral, Istri Ikut Nge-like
-
PANI Tutup 2025 dengan Pra Penjualan Rp4,3 Triliun, Capai Target 100%
-
Kalender Lengkap Formula 1 Musim 2026, Seri Mana yang Paling Kamu Tunggu?
-
Soal Bantuan Korban Gempa Pacitan, Ini Kata Wagub Jatim
-
Program Makan Bergizi Tetap Jalan Selama Ramadan, BGN Siapkan Empat Skema Pelayanan Ini!
-
Maarten Paes Gagal Debut di Ajax Akhir Pekan Ini, Ada Apa?
-
3 Pilihan Setting Spray Satin Finish untuk Makeup Flawless dan Tahan Lama