Pegiat media sosial Dokter Tifa curhat mengenai pengalamannya setiap hari dicaci maki oleh cebong. Hal ini dikatakannya saat mengomentari kontroversi Rocky Gerung yang dinilai menghina Presiden Jokowi.
Melalui akun Twitternya @Dokter_Tifa, Dokter Tifa menilai bahwa kata 'bajingan' yang disebutkan Rocky Gerung bukanlah merupakan hinaan, melainkan makian. Karena itu, ia menilai pejabat negara, seperti Presiden Jokowi, tentu harus 'tebal kuping' dalam menghadapi beragam makian yang datang.
Tak asal bicara, Dokter Tifa berkaca pada pengalaman pribadi. Ia mengaku setiap hari mendapatkan caci maki dari cebong. Adapun makian yang dilontarkan padanya beragam dan merupakan kata-kata kasar.
"Pejabat atau pesohor atau siapapun lah, harus tebal kuping, jangan tipis kupingnya," pesan Dokter Tifa dalam cuitannya di Twitter pada Kamis (3/8/2023).
"Biasa saja dimaki, kayak saya tiap hari cebong maki maki: ODGJ, lonte, taek, asyu, kirik. Anda bisa baca tuh berhamburan di komen-komen kalau saya nyenggol majikannya," sambungnya.
Meski mendapatkan hujan makian, namun Dokter Tifa mengaku dirinya tidak terpancing. Ia lebih memilih cuek dengan caci maki yang dilontarkan para cebong.
"Cuma saya tahan dimaki cebong, bukan karena kuping saya tebel. tapi karena kan cebong itu menggonggong, bukan ngomong. Kuping saya sih imut," tandas Dokter Tifa.
Sebelumnya, Dokter Tifa juga menjelaskan perbedaan hinaan dan makian dalam konteks 'bajingan tolol' yang dilontarkan Rocky Gerung.
"Bajingan itu artinya orang yang dimaki adalah orang jahat, penipu, kejam, pembohong, biadab dan amoral. Wis ta (sudah ta) pokoknya orang paling ngga nggenah (tidak jelas) di muka bumi, bagi orang yang memaki," jelasnya.
Baca Juga: Kini Jadi Tersangka, Panji Gumilang Tetap Jemawa Soal Ponpes Al Zaytun: Siapa yang Berani Menutup?
"Bedakan antara makian dan hinaan ya. Makian dalam bahasa Jawa itu misuh. Kalau hinaan ngga ada bahasa Jawanya. Sebab, orang Jawa kalau menghina orang pakai bahasa tubuh. kalau pakai verbal, biasanya kiasan, atau menyebut dengan kata-kata merendahkan," tutur Dokter Tifa.
Berita Terkait
-
Bukan Bajingan, Ini Contoh Menghina Presiden Versi Dokter Tifa: Sebut Petugas Partai
-
Amini Rocky Gerung, Dokter Tifa Jelaskan 'Bajingan' Itu Makian Bukan Hinaan
-
Yah, Menhub Sebut Jadwal Operasi Penuh LRT Jabodebek Mundur, Jadinya Tanggal Segini
-
Rocky Gerung Sentil PDIP Usai Ditolak di Sleman, Buntut Dituduh Hina Jokowi 'Bajingan Tolol'?
-
Bak Vaksin Booster, Elite Demokrat Sebut Kritikan Rocky Gerung Tambah Kekebalan Jokowi
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi