Pembakaran bendera yang dilakuka oleh sejumlah aktivis Himpunan Muslim Indonesia (HMI) memicu beragam reaksi. Salah satunya Menkopolhukam Mahfud MD yang mengecam tindakan tersebut.
Menteri Koordinasi Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD menanggapi berita tersebut yang cukup mengaketkan bagi dirinya.
"Berita di bawah ini mengagetkan. Masa, aktivis HMI membela Rocky Gerung (RG) dengan membakar bendera PDIP," tulis Mahfud MD melalui akun Twitternya, Senin (7/8).
Mahfud MD juga mengatakan, dirinya setujua akan pendapat Fazlur Rahman, Sekretaris Umum Korps Alumni HMI Majelis Wilayah Kalimantan Selatan, yang juga mengecam tindakan tersebut. Menurut Mahfud, tindakan tersebut tidak layak.
"Saya setuju dengan Presidium KAHMI Kalsel Fazlur Rahman bahwa tindakan tersebut tidak layak,"
Menurutnya, boleh saja membela Rocky Gerung tapi tradisi HMI adalah adu argumen, bukan membakar bendera.
"Membela RG boleh saja, tapi tradisi HMI adalah adu argumen, bukan membakar bendera," imbuhnya.
Kalau, kata dia, membakar bendera PDIP dengan alasan PDIP mengadukan Rocky Gerung ke polisi maka hal itu juga keliru. Dia memberi analogi jika hal serupa terjadi pada komunitas HMI.
"Kalau membakar bendera PDIP itu alasannya karena PDIP mengadukan RG ke polisi maka alasan itu juga keliru," lanjutnya.
Baca Juga: Prabowo Pasang Badan untuk Jokowi terkait Dugaan Penghinaan oleh Rocky Gerung
"Bagaimana kalau bendera HMI dibakar hanya, misalnya, karena HMI melaporkan orang ke polisi? Adalah lebih baik seandainya mau membela RG dengan memberi bantuan hukum atau adu argumen secara terbuka" pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Menaker Sambangi PT Bukit Asam, Tegaskan Pentingnya SDM Unggul dan Keselamatan Kerja
-
Semen Baturaja Buka Suara soal Penetapan Tersangka oleh Kejati Sumsel, Tegaskan Komitmen GCG
-
Prihatin atas Pengunduran Diri Uskup Bogor, Umat Katolik Gelar Aksi di Kedutaan Vatikan
-
Kansas City Diserbu 650 Ribu Fans Piala Dunia 2026, Pemkot Gratiskan Alat Transportasi Publik
-
Mencekam! 9 Fakta Bus Terjun ke Sungai di Tanggamus Saat Lewati Jembatan Gantung
-
Pemprov Sumbar Bongkar Bangunan Langgar RTRW di Batang Anai, Eksekusi Mulai 16 Februari
-
7 Fakta Mengejutkan Penangkapan Dua Oknum TNI di Babel, Diduga Terlibat Pengiriman Timah
-
Kronologi Penerima Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo Tewas Usai Tabrakan di Pacitan
-
BWF Ubah Format Indonesia Open Jadi 11 Hari, PBSI: Kesempatan Emas untuk Pebulu Tangkis
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak