/
Senin, 14 Agustus 2023 | 15:33 WIB
Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto menyatakan dukungan Partai Golkar kepada Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto. ((Dok: Golkar))

Koalisi partai Gerindra dan PKB bakal semakin sulit menentukan siapa calon wakil presiden (cawapres) pendamping Prabowo Subianto, menyusul bergabungnya Golkar dan PAN.

"Bergabungnya Golkar dan PAN dalam koalisi inipun juga tidak sepenuhnya dapat mudah dalam penentuan cawapres, seperti layaknya koalisi Anies," kata Direktur Eksekutif Algoritma Aditya Perdana kepada wartawan, Senin (14/8/2023).

Menurut Aditya, ada banyak figur yang kini mengantre untuk bisa mendampingi Prabowo. Setelah sebelumnya Muhaimin Iskandar dari PKB, masuknya PAN dan Golkar tentu menghadirkan nama lain.

"Ada potensi cawapres di sisi koalisi Prabowo; Cak Imin, Erick Thohir, Airlangga Hartarto/Ridwan Kamil yang semuanya tentu tidak mudah diputuskan dalam koalisi," ujar Aditya.

Sebelumnya, Aditya menilai bergabungnya Golkar dan PAN ke koalisi Gerindra dan PKB, tidak terlepas dari potensi kemenangan Prabowo Subianto sebagai calon presiden pada Pilpres 2024.

Menurut Aditya, Golkar dan PAN tentu telah melakukan analisis terlebih dahulu sebelum akhirnya menentukan pilihan mendukung Prabowo.

"Saya dapat menduga bahwa kedua partai ini menganalisa pandangan publik via survei opini publik yang dilakukan oleh banyak lembaga bahwa ada potensi kemenangan Prabowo dalam Pilpres bila terjadi dua putaran," tuturnya.

Adanya potensi Prabowo menang dalam dua putaran itu yang kemudian menjadi alasan kuat Golkar dan PAN bergabung ke Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR).

"Sehingga dua partai ini pun tidak ingin mengambil pusing untuk terlibat sejak awal pembentukan koalisi dan mengambil peran secara positif dari awal," kata Aditya.

Baca Juga: Kualitas Udara di Jabodetabek Buruk, Jokowi Singgung Aktivitas Pabrik yang Pakai Batu Bara

Golkar dan PAN Dukung Prabowo 

Prabowo Subianto, secara bersamaan mendapatkan dukungan dari Partai Golkar dan Partai Amanat Nasional atau PAN, sebagai calon presiden atau Capres 2024. Dengan begitu, maka Prabowo saat ini dalam maju di Pilpres 2024 didukung oleh Golkar, PAN, PKB dan Partai Gerindra.

Golkar dan PAN resmi mendeklarasikan dukungan kepada Prabowo sebagai bakal capres di Gedung Museum Perumusan Naskah Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat pada Minggu kemarin. 

Load More