Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan baru-baru ini menganggap santai penjegalan dalam dunia politik. Hal itu pun langsung mendapatkan kritikan menohok dari pegiat media sosial, Jhon Sitorus.
Melalui akun Twitternya @Miduk17, Jhon Sitorus membagikan tangkapan layar pemberitaan seputar Anies. Dalam berita itu, bakal capres dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan itu tampak menilai bahwa penjegalan dalam dunia politik adalah hal normal.
Jhon Sitorus pun lantas menilai pernyataan Anies itu bukti bahwa dia mengakui pernah melakukan penjegalan di masa lalu. Penjegalan yang dimaksud, kata Jhon Sitorus, terjadi pada Pilkada DKI Jakarta 2017 silam.
"Menormalisasi penjegalan sebetulnya adalah pengakuan atas pengalaman dirinya pernah menjegal Ahok di Pilkada 2017 DKI Jakarta," kritik Jhon Sitorus pada Selasa (15/8/2023).
Kala itu, Anies dinilainya menjegal Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dengan licik. Jhon juga menilai bahwa Anies memanfaatkan kelompok radikal untuk mengintimidasi pemilih lawan.
Alhasil, Anies bisa memenangkan Pilgub DKI 2017 bersama Sandiaga Uno, mengalahkan pasangan Ahok dan Djarot Saiful Hidayat. Jhon Sitorus juga menuding Anies menikmati kotornya politik di masa itu.
"Ahok kala itu dijegal dengan cara licik, mengizinkan kelompok radikal untuk mengintimidasi pemilih lawan politiknya. Dia menikmati kotornya lumpur politik kala itu," serang Jhon Sitorus.
Serangan dari loyalis Ganjar Pranowo ke Anies itu langsung menuai beragam pendapat warganet. Banyak yang warganet yang justru membela Anies dan balas menyerang Jhon Sitorus.
"Pak Ahok terjegal oleh omongannya sendiri, lalu ditetapkan oleh hakim bahwa beliau bersalah. Dan Anda mau bantah itu? Kontestasi ketika itu ada 3 paslon, kebetulak Pak Anies yang terpilih, lalu dengan serampangan kalian tuduh macam-macam Pak Anies," bela warganet.
Baca Juga: Momen Megawati Rapikan Dasi Firli Bahuri Saat Tiba Di Gedung Nusantara
"Nih orang kayanya dah kehabisan bahan untuk angkat jagoannya. Makanya dia selalu berusaha jatuhkan kandidat lain dengan narasi basi. Slogan Pancasila tapi yang disampaikan adalah kebencian. Pendukung model gini ini yang justru membuat orang malas untuk dukung jagoannya," komentar warganet.
"Yang jegal Ahok adalah mulutnya menistakan agama Islam, sama saja agama lain tapi sibuk sebarkan orang Islam naik haji. Mending urus Ganjar biar bisa nambah penghargaan mumpung masih ada waktu," tambah yang lain.
"Yang radikal yang mananya? Apakah di Jakarta terjadi chaos? Apakah ada peperangan antar agama? Perpecahan kelompok? Itu semua cuma framing Anda karena kalah dalam Pilkada, saking ketakutannya hingga bikin framing yang tidak terbukti setelah Anies menjabat, nyatanya DKI adem ayem," tulis warganet.
Berita Terkait
-
Saat Jadi Gubernur Enggan Tambah Kapasitas, Kini Anies Malah Kritik Kurangnya Kursi Sekolah
-
Ini Reaksi Anies Baswedan Saat Disindir Terlalu Bertele-tele Saat Berbicara
-
Sering Dianggap Dekat dengan FPI dan Habib Rizieq, Anies: Saya Mendukung Semua Organisasi Legal
-
Ganjar dan Anies Keok, Prabowo Unggul di Head to Head Capres Versi Survei Voxpol
-
Anies Dikabarkan Deklarasi Cawapres 18 Agustus, H-1 AHY ke Pacitan
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Di Balik Krisis Pertalite dan Solar: Saat Kenaikan Pertamax Memicu Efek Domino
-
Sudirman Said Mengaku Tak Dicecar soal Riza Chalid dalam Pemeriksaan Kasus Petral
-
Porprov Jateng 2026 Terapkan Sistem Real-Time, Hasil Pertandingan hingga Prestasi Dipantau Langsung
-
Langkah Isuzu di GIIAS 2026 Jadi Ujian Konsistensi di Tengah Ketatnya Pasar Kendaraan Niaga
-
Dituding Singgung Hubungan Rizky Nazar, Anjasmara Akhirnya Minta Maaf: Saya Tidak Sebut Nama
-
Indonesia Jadi Pasar Strategis Acerpure, Generasi Muda Jadi Target Utama
-
Mati Listrik saat Bikin Roti? Ini 5 Cara Selamatkan Adonan!
-
PHK Meningkat, DPR Minta KP2MI Genjot Penempatan Pekerja ke Luar Negeri
-
Koordinat Lokasi hingga Data Keluarga Bocor, Dosen UGM Diteror usai Kritik Dugaan Mutasi ASN
-
MPLS Berakhir, MBG jadi Pengalaman Pertama Mencicipi Buah Impor bagi Siswa di Sekolah Kecil Jogja