Baru-baru ini, media sosial geger melihat aksi para siswa sekolah menengah yang merundung gurunya sendiri. Diketahui, perilaku tak terpuji itu terjadi di SMA Negeri 15 Maluku Tengah pada Senin (14/8/2023).
Dalam video itu, nampak sekumpulan siswa menyoraki guru tersebut. Bukan hanya itu, bahkan para siswa itu mengambil kunci motor milik guru itu saat hendak pulang.
"Seng (Tidak) bisa pulang," sorak sekumpulan siswa tersebut beberapa kali, dikutip dari akun TikTok @terasmaluku.com, Jumat (18/8).
Guru tersebut lantas mencoba mengambil kembali kunci motor yang diambil salah satu siswa. Namun rupanya ia tak berhasil, kunci tersebut bahkan dilempar ke sana kemari oleh para siswa.
Kunci motor milik guru tersebut baru dikembalikan setelah ia meminta dari para siswa itu berulang kali.
Usut punya usut, guru yang menjadi korban bully siswanya itu bernama Maryam Latarissa. Dia merupakan seorang Wakil Kepala Sekolah SMA 15 Maluku Tengah.
Aksi tak terpuji itu dipicu karena siswa merasa tak terima akan kebijakan yang sekolah itu buat. Mulai dari penunjukan ketua Osis yang tanpa melibatkan musyawarah organisasi, Majelis Perwakilan Kelas, hingga adanya kebijakan pelarangan untuk berpendapat.
Selain itu, siswa juga merasa bahwa pengangkatan Ketua Gudep Pramuka baru telah menyalahi aturan karena masa baki Ketua Gudep sebelumnya masih tersisa satu tahun.
Menanggapi kekeliruan tersebut, para siswa lantas melakukan aksi unjuk rasa kepada petinggi sekolah. Namun, nyatanya unjuk rasa tersebut diwarnai aksi perundungan terhadap Wakepsek Maryam Latarissa.
Baca Juga: Ngebakso Bareng Santri di Ponpes Jembrana Bali, Mardiono PPP Titip Pesan Ini
Rekaman tersebut lantas viral di bicarakan di media sosial TikTok. Tak jarang warganet miris melihat aksi tak terpuji sekelompok siswa tersebut.
"Miris sekali yah," tulis salah seorang warganet.
"Wajib dibikin ngga naik Massal 1 tahun semua," tulis akun lain.
"Senakal-nakalnya saya waktu sekolah tapi ngga berani sama guru," tulis akun lainnya.
_____________________________
Kontributor: Ayuni Sarah
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Gagal Masuk Negeri? Jangan Cemas, 800 Lebih Sekolah Swasta di Banten Kini Gratis
-
12 Kali Raih WTP, Mengapa BPK Masih Minta Sumsel Benahi Sejumlah Hal?
-
6 Fakta Penangkapan Pelaku Pembacokan Maut di Kebon Pedes
-
Puasa 1 Muharram, Sunnah atau Sekadar Tradisi? Ini Niat dan Penjelasan Ulama
-
6 Fakta Nasib Pedagang Usai Pembongkaran Kios Ilegal di Jalur Puncak
-
Di Balik Gemerlap Podium, Nasib Atlet Indonesia Masih Terkatung-katung
-
Korban Terus Bertambah, Dugaan Penipuan Rp1,4 Miliar yang Seret Ibu Bhayangkari Bikin Heboh
-
7 Poin Penting di Balik Tuntutan Soal BBM dan Program MBG
-
Sudah Dapat Rp10 Juta, Pedagang Puncak Tetap Merana: Modal Segitu Mana Cukup
-
PTBA Uji Biomassa Kaliandra Merah untuk Kurangi Emisi Karbon dan Dukung Transisi Energi