/
Jum'at, 25 Agustus 2023 | 12:34 WIB
Pelatih Thailand U-23, Issara Sritaro (Instagram/changsuek)

Timnas Indonesia U-23 benar-benar menjadi momok bagi pelatih Thailand, Issara Sritaro, bagaimana tidak, dua kali tim asuhannya harus menelan kenyataan pahit dari pasukan Garuda Muda. Teranyar, tim Gajah Putih keok 3-1 dari Ramadhan Sananta Cs di semifinal Piala AFF U-23 2023.

Beberapa bulan lalu, Issara Sritaro lebih apes lagi saat Timnas Thailand U-23 dibungkam oleh Indonesia di laga final cabor sepak bola putra Sea Games 2023 dengan skor 5-2.

Dalam sesi jumpa pers usai pertandingan semifinal Piala AFF U-23, Sritaro mengatakan, buruknya pertahanan Thailand disebutnya sangat mengejutkan. Berlaga di kandang sendiri mereka dengan mudah dibobol lewat gol cepat Indonesia.

Hal itu cukup beralasan, mengingat Thailand U-23 sebelumnya memiliki pertahanan mumpuni di babak penyisihan grup A. Mereka tak pernah kebobolan di tiga laga sebelum akhirnya tumbang 3-1 atas Indonesia.

Pelatih berusia 52 tahun itu mengakui keunggulan Timnas U-23 Indonesia dalam memanfaatkan set-piece. Di mana gol kedua Indonesia tercipta lewat skema lemparan ke dalam oleh Robi Darwis sebelum akhirnya berujung gol lewat tandukan Muhammad Ferarri.

Meski bermain di Thailand, Sritaro juga mengeluhkan kondisi lapangan yang disebutnya licin. Kondisi itu membuat anak-anak asuhnya kesulitan dan tak tampil maksimal.

"Untuk set-piece, Indonesia cukup baik dalam hal itu dan lapangannya cukup licin," kata Sritaro dikutip Jumat (25/8/2023).

Meski demikian, Sritaro tetap mengapresiasi permainan Timnas Thailand U-23 yang menurutnya sudah memberikan 100 persen kemampuan.

"Saya yakin itu, tim sudah memberikan 100 persen kemampuan," tandasnya.

Baca Juga: Isak Tangis Warnai Salat Jenazah Dosen UIN Raden Mas Said Surakarta: Dijemput Keluarga, Dibawa ke Mataram

Dengan kekalahan Thailand ini menjadi catatan bersejarah bagi Timnas Indonesia. Pasukan Garuda berhasil mematahkan kutukan 38 tahun tak pernah menang di markas Thailand. Luar biasa!

Load More