Rumput di Jakarta International Stadium (JIS) akhirnya diganti untuk memenuhi standar FIFA. Stadion ini nantinya akan menjadi salah satu venue bersama 5 stadion lain di Indonesia.
Kendati begitu, Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Perseroda) Iwan Takwin menyebut pekerjaan menggulung rumput di lapangan Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara merupakan bagian dari perawatan (treatment).
Kegiatan ini, jelas Iwan, bertujuan untuk mengantisipasi rumput yang terkelupas atau rusak karena tingginya intensitas pertandingan.
“Treatment ini untuk memastikan supaya rumput tumbuh lebih baik dan sempurna di persemaian (nursery). Rumput-rumput yang mengalami kejenuhan karena intensitas pertandingan yang tinggi kami pelihara di persemaian agar pulih dan tumbuh normal kembali," kata Iwan di Jakarta, Kamis.
Iwan menambahkan rumput digulung secara manual untuk menjaga keutuhan akar, kemudian dipindahkan ke tempat persemaian supaya bisa tumbuh lebih optimal dan sempurna.
Tahapan selanjutnya berlangsung di tempat persemaian yakni meningkatkan kualitas rumput hingga mencapai kondisi prima, agar senantiasa memenuhi kriteria yang direkomendasikan FIFA.
Iwan juga menyebutkan bahwa ke depannya akan ada lebih dari satu tempat persemaian.
Karena lapangan utama harus bisa digunakan kapanpun, maka penting menjadikan rumput yang berada di tempat persemaian untuk bisa digunakan sebagai cadangan (backup) apabila diperlukan sewaktu-waktu.
Iwan menambahkan proses penggantian rumput pun ke depannya akan sering dilakukan, ada yang dua kali sehari atau tiga kali sehari.
Mengingat intensitas setiap pertandingan sepakbola berbeda-beda, kualitas rumput harus mendukung intensitas pertandingan dan penggunaan lapangan tersebut.
Iwan mengatakan Jakpro berkomitmen melakukan penyempurnaan dan persiapan terbaik bagi JIS menjelang perhelatan internasional Piala Dunia U-17 FIFA yang berlangsung pada 10 November sampai 2 Desember 2023 mendatang.
JIS akan menjadi arena utama yang menjadi tempat dua grup berlaga, termasuk kandang Timnas U-17 Indonesia.
Selain JIS, penyelenggaraan turnamen dunia yang berlangsung pada 10 November sampai 2 Desember itu akan digelar di Stadion Si Jalak Harupat (Bandung), Stadion Manahan (Solo), dan Stadion Gelora Bung Tomo (Surabaya).
Beda dengan Manahan
Jika rumput JIS harus digulung dan diganti, beda lagi dengan rumput di Stadion Manahan yang hanya perlu dipotong.
Rumput Stadion Manahan telah dipotong sebelum pertandingan Liga 1 antara Persis Solo melawan Bali United.
Ia memastikan kondisi rumput stadion tidak rusak dan jika tidak dipotong maka rumputnya akan tumbuh semakin panjang saat FIFA datang ke Solo.
"Sehingga, harus dipotong agar saat pemeriksaan nanti pantulan bola bagus sesuai yang diharapkan," katanya yang menyebut pemeriksaan akan fokus pada kondisi rumput karena sangat krusial.
Dalam waktu dekat juga akan dilakukan sterilisasi pada lapangan pendukung yang nantinya digunakan sebagai tempat latihan bagi peserta Piala Dunia U-17.
Wali kota yang juga putra sulung Presiden Joko Widodo tersebut memastikan komitmen pemerintah daerah untuk menyiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan untuk penyelenggaraan Piala Dunia U-17. Pemerintah Kota Surakarta menyiapkan anggaran untuk pelaksanaan kegiatan sesuai arahan PSSI.
Baca Juga: Ipswich Town Lepas Elkan Baggott untuk Gabung Timnas Indonesia U-23
"Kami juga akan segera menutup pedagang kaki lima Selter Manahan. Konsepnya penutupan sementara, sama seperti saat Piala Dunia U-20 kemarin," katanya.
Berita Terkait
-
Shin Tae-yong Lepas Penat Sebelum Jalani Agenda Padat Bareng Timnas Indonesia
-
Timnas Indonesia Hadapi Turkmenistan di FIFA Matchday, 3 Klub Top Liga 1 Ini Tak Ikut Sumbang Pemain
-
4 Pemain Asing di BRI Liga 1 yang Dipanggil Timnas Negaranya untuk FIFA Matchday September, Sosok Bintang Berkulitas
-
Cuma Kalah Tipis dari Korsel, Timnas U-17 Dipuji Habis-habisan
-
Mengenal Lebih Dekat Choi In-cheol, 'Pelatih' Timnas Indonesia di FIFA Matchday September
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Duh! Viral Warung Bakso di Klaten Kenakan Tarif AC ke Pembeli
-
Resmi Jadi Ketua Pengprov Muaythai Jawa Tengah, Yohan Mulia Legowo Kebut Berbagai Kejuaraan
-
Bincang Singkat dengan Purbaya, Prabowo Tanya Dolar
-
Kampung Tua di Palembang Ini Pernah Jadi Tempat Istirahat Bung Karno, Kini Jadi Lokasi Festival Kopi
-
Pemeriksaan Merambah Kelas TK, Polisi Buka Peluang Tersangka Baru Kasus Daycare Little Aresha
-
RI Mau Beli Jet Tempur KF-21 hingga Sukhoi Su-35, Purbaya: Saya Cuma Bagian Bayar
-
BYD Atto 1 Minggir Dulu, Ini Mobil Listrik Paling Diminati di Indonesia
-
Dari Nakba 1948 hingga Reruntuhan Gaza: Kisah Pilu Pria Palestina yang Terusir dari Tanah Airnya
-
Isu Transfer Data WNI ke AS di Kesepakatan Prabowo Trump, Menkomdigi Buka Suara
-
Erin Taulany Siap Buka-bukaan di Kantor Polisi, Bantah Tuduhan Penganiayaan ART