Belakangan ini, Wulan Guritno menjadi sorotan publik. Hal ini disebabkan oleh kabar yang menyebutkan bahwa dirinya akan diperiksa oleh polisi terkait kasus dugaan promosi situs judi online yang telah viral.
Berdasarkan informasi yang didapat, video promosi situs judi online oleh Wulan Guritno ini ternyata sudah dibuat sejak 2020. Meski demikian, situs tersebut diketahui masih beroperasi hingga saat ini.
Terlepas isu tersebut, menarik untuk melihat profil dan rekam jejak seorang Wulan Guritno.
Rekam Jejak Wulan Guritno
Dikenal dengan nama Wulan Guritno, namun nama aslinya adalah Sri Wulandari Lorraine Joko Guritno. Ia lahir di London pada 14 April 1981 dan memiliki darah campuran Jawa-Inggris.
Wulan dikenal sebagai salah satu aktris berprestasi di Indonesia. Ia telah menjajal berbagai peran, baik sebagai aktris sinetron, film, maupun sebagai pembawa acara olahraga di televisi. Kiprahnya di dunia akting telah meraih beragam penghargaan.
Selain itu, Wulan juga pernah mencoba peruntungan di dunia politik sebagai calon legislatif dari PAN. Sayangnya, ia harus mengundurkan diri terkait masalah administratif pada ijazahnya.
Pada usia 13 tahun, Wulan pernah berpacaran dengan Attilla Syach. Mereka sempat berpisah saat Wulan melanjutkan studinya di London selama 3 tahun.
Namun setelah kembali ke Indonesia, keduanya memulai kembali hubungannya dan memutuskan untuk menikah saat Wulan berusia 17 tahun. Mereka dikaruniai seorang putri yang lahir pada 24 Juni 1998 bernama Shalom Razade. Namun, pasangan ini akhirnya memilih untuk berpisah.
Baca Juga: Sinopsis Drama Arthdal Chronicles Season 2: Pertarungan Besar Antar Kerajaan
Setelah perceraian, Wulan sempat menjalin hubungan dengan Ananda Mikola, seorang pembalap. Hubungan mereka tidak berlangsung lama.
Pada 27 Maret 2009, Wulan menikah dengan Adilla Dimitri dan merayakannya pada 9 April 2009. Pasangan ini dikaruniai seorang putri yang diberi nama London Abigail Dimitri pada Juli 2010 dan seorang putra bernama Jeremiah Alric Dimitri pada November 2011.
Itulah sedikit gambaran mengenai Wulan Guritno yang saat ini menjadi sorotan akibat isu promosi situs judi online.
Berita Terkait
-
Promosikan Situs Judi Online, 4 Selebgram di Pandeglang Ditangkap Polisi
-
Jakarta Darurat Polusi Udara, Perhimpunan Dokter Paru: Perlu Terobosan "Out of The Box"
-
Profil Wulan Guritno, Kabarnya Diperiksa Polisi Terkait Judi Online
-
Wulan Guritno Bisa Dibui 6 Tahun Gegara Judi Online, Polisi: Ngaku Tidak Tahu Takkan Lolos
-
Wulan Guritno Digunjing karena Pernah Kasih Nilai 5,5 Untuk Ayu Ting Ting
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Terekam CCTV Keluar Hotel Sendirian, Jemaah Haji Indonesia Hilang Misterius di Makkah
-
Bantah Hera eks ART, Erin Taulany Pastikan Anak-Anak Marah Fotonya Diposting
-
Pemuda Korban Rasis Marah, Bunuh Rekan Kerja Sendiri
-
Kejagung Mulai Lelang Aset Harvey Moeis, Kapuspenkum: Kami Transparan
-
Kasus Pelanggaran Privasi Berpeluang Gugur, Erin Taulany Bikin Laporan Baru ke Hera eks ART
-
Sekolah Rakyat Hadir di Daerah 3T, Anggota DPR RI: Sangat Dirasakan Manfaatnya
-
Siap-Siap Ikutan Serunya UI Half Marathon 2026, Bakal Susuri Jalur Hijau Kampus di Depok
-
Sokong DPW ATI, Pemprov Jateng Berkomitmen Dongkrak Kualitas Pembinaan Tinju
-
"Jangan Melawan, Video Saja", Pesan Tegas Prabowo ke Rakyat Hadapi Aparat Tak Beres
-
Ketika Pemberdayaan Jadi Pengalaman Berharga bagi Usaha Ultra Mikro