Kericuhan suporter kembali terjadi di Indonesia. Kali ini, kericuhan terjadi usai pertandingan Persija vs Persib di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, pada Sabtu (2/9).
Pertandingan sarat rivalitas itu berakhir dengan skor imbang 1-1. Namun, usai pertandingan, kericuhan terjadi di sejumlah titik di luar stadion.
Kericuhan diduga melibatkan oknum sesama suporter Persija, The Jakmania.
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo menanggapi kericuhan tersebut. Ia mengimbau suporter untuk menghormati olahraga.
"Sekali lagi, imbauannya adalah menurut saya kepada suporter bola, ayo melihat bola sebagai substansi pertandingan sepak bolanya," kata Dito di kantor Kemenpora, Jakarta, Senin (4/9).
"Jangan melihat ego masalah organisasi dan perkumpulan karena bola harus dijaga secara kebersamaan. Tidak bisa pemerintah dan PSSI semata, begitu juga tidak bisa suporter semata," ujarnya menambahkan.
Dito berharap kericuhan ini tidak terulang lagi di masa depan. Ia meminta semua pihak, termasuk suporter, untuk menjaga sportivitas dan saling menghormati.
Ketua Umum The Jakmania Minta Maaf
Ketua Umum The Jakmania Diky Soemarno telah menyampaikan permintaan maaf atas kericuhan yang terjadi. Ia mengaku kecewa atas peristiwa yang terjadi.
Baca Juga: Shin Tae-yong Sibuk Urus Timnas Indonesia dan U-23, Bolak-Balik Surabaya-Solo
"Maaf atas apa yang terjadi pada pertandingan kemaren sore. Tentunya banyak yang kecewa, banyak yang marah dan sebel atas beberapa kejadian tidak mengenakan yang terjadi," tulis Diky di akun Twitter miliknya.
"Usaha kami ternyata belum maksimal. Jakmania akan berbenah dan memperbaiki itu semua #PersijaSelamanya."
Diky berjanji bahwa The Jakmania akan terus berbenah agar tidak terjadi kericuhan serupa di masa depan. Ia juga mengajak seluruh suporter sepak bola di Indonesia untuk menjaga sportivitas dan saling menghormati.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas