Gestur Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin ketika mendampingi bakal calon presiden Anies Baswedan di acara Mata Najwa menjadi sorotan.
Sikap politisi yang baru saja dideklarasikan sebagai bakal calon wakil presiden pasangan Anies Baswedan ini tampak kikuk ketika Najwa Shihab melempar pertanyaan soal Partai Demokrat dan Nasional Demokrat.
Dalam momen itu Anies ditanya soal perpecahan antara dua partai yang sebelumnya bergabung dalam satu koalisi pendukungnya.
Ketik Anies menjelaskan jawaban soal hal yang terjadi antara Partai Demokrat dan Nasdem tersebut, Cak Imin tampak diam dan beberapa kali menunduk.
Gestur-gestur ini dinilai sebagai sikap ketidaknyamanan Cak Imin.
"Beberapa gestur Gus Muhaimin ketika Anies Baswedan mencoba menjelaskan 'kesalahpahaman' antara Demokrat dengan Nasdem, Seperti tidak nyaman di bagian ini. Gesturnya seperti bilang: 'Aku gak melu-melu urusan iki, Rek...'" komentar @Puthutea melalui X.
"Paling ketara pas ditanya soal isu korupsi. Mimik muka dan nada bicaranya sedikit gemeteran. Jelas menyembuyian sesuatu dan bukan jawaban blak-blakan," komentar netizen lain.
"Berada di posisi yang sulit," imbuh lainnya.
Alasan Anies
Baca Juga: Arsjad Rasjid Resmi Jadi TPN Ganjar Pranowo, Gibran: Bagus, Networkingnya Sangat Luas
Dalam momen itu, Anies menjelaskan alasannya tak jadi memilih AHY sebagai bacawapresnya.
Anies mengatakan AHY sebenarnya telah diajukan kepada para petinggi partai di Koalisi Perubahan sejak bulan Juni 2023. Anies telah menyampaikan pilihan ini kepada Partai NasDem dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Namun, para petinggi partai tersebut merasa sulit untuk mendatangkan Anies secara langsung, sehingga mereka meminta ada bukti tertulis yang dapat dipertimbangkan.
Anies menceritakan bahwa foto viral berupa surat tangan berisi permintaan kepada AHY menjadi wakilnya tersebut ditulis secara spontan di atas selembar kertas.
“Jadi saya tulis, kalau itu dipersiapkan, pasti kita disiapkan diketik yang rapi, sebagai surat resmi. Udah saya tulis ini, sekadar ini diberikan kepada utusan Demokrat, dan janjinya ini untuk mengatakan bahwa ini benar loh kata Pak Anies, caranya dengan tulisan,” ucapnya.
Surat tersebut dimaksudkan untuk diberikan kepada AHY. Setelah dibaca oleh AHY, surat tersebut akan disimpan oleh utusan Anies di Tim 8, yaitu Sudirman Said. Begitu pula jika ada balasan dari AHY, maka surat tersebut menjadi bagian dari komunikasi antara keduanya.
“Janji ditunjukkan kepada Pak AHY, dibaca, sesudah itu dibawa lagi, dan disimpan oleh Pak Sudirman, dan bila ada tulisan balasan dari Pak AHY, maka itu pun hanya saya baca dan dititipkan lagi ke Pak Sudirman,” katanya.
Menurutnya, surat tersebut bukan dimaksudkan untuk diketahui publik ataupun dipertontonkan kepada khalayak. Alhasil, mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut mengaku heran ketika ada foto surat it tersebar di ranah publik.
“Jadi ini bukan sebuah surat yang untuk dipertontonkan. Kenapa? Karena ini untuk menyampaikan yang dikerjakan oleh utusan Demokrat sudah dilaksanakan dan ini memang benar. Jadi saya menulis kemudian, untuk menyampaikan harapan apakah berkenan untuk jadi pendamping," katanya.
Berita Terkait
-
Cerita Cak Imin Beri Sinyal Cabut dari Kubu Prabowo, Airlangga Bingung: Kok Begitu Ngomongnya?
-
Anggota DPRD Medan Fraksi Golkar Deklarasi Dukung Anies Baswedan Presiden 2024, Publik Heran Kok Bisa?
-
Minta Restu jadi Cawapres Anies, Cak Imin Kesulitan Sowan ke Jokowi
-
NasDem Ungkap AHY Gagal Jadi Cawapres karena Belum Garis Tangan: Memang Bisa Itu Menentukan Nasib Seseorang?
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil