Keputusan Partai NasDem resmi menggandeng Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar menjadi pasangan bakal calon presiden (bacapres) Anies Baswedan pada Pilpres 2024. Deklarasi pasangan tersebut memang mengejutkan banyak pihak.
Bahkan, keputusan yang kabarnya sepihak dari NasDem itu membuat Koalisi Perubahan terpecah belah.
Meski begitu, deklarasi tersebut bisa saja berubah, lantaran waktu pendaftaran pasangan capres-cawapres juga belum dibuka, karena KPU akan membuka tahapan pendaftaran capres-cawapres mulai 19 Oktober 2023 hingga 25 November 2023.
Namun tidak ada salahnya untuk mengecek kecocokan Pasangan Capres dan Cawapres, Anies Baswedan dan Cak Imin, menurut perhitungan weton Jawa.
Diketahui, Anies Baswedan lahir pada 7 Mei 1969 dengan weton Rabu Kliwon. Sementara Muhaimin Iskandar atau Cak Imin lahir pada 24 September 1966, Sabtu Wage.
Menurut Kitab Primbon karya RW Soembogo, kelemahan seseorang dihitung dari 3 hari sebelum dan sesudah hari kelahiranya. Apabila Anies memiliki weton Rabu, maka kelemahan dia adalah Senin dan Jumat. Cak Imin yang memiliki weton Sabtu, maka kelemahan dia hari Kamis dan Senin.
Sementara itu, jika melihat awal tahun penanggalan jawa, hari Jumat merupakan awal penanggalan tahun Jawa. Di mana hari Jumat adalah kelemahan seseorang yang lahir di hari Rabu. Hal itu dinilai, tahun ini 1957 Ja (tahun Jawa) bukanlah tahun keberuntungan seseorang yang lahir di hari Rabu. Setidaknya hingga 1 Suro selanjutnya.
Tetapi, mari kita coba dengan perhitungan weton lain.
Untuk mengukur kecocokan pasangan menggunakan weton jawa, ada sistem perhitungan yang harus digunakan. Dihimpun dari berbagai sumber, berikut ini cara perhitungannya.
Baca Juga: Cerita di Balik Surat Anies Kepada AHY, Kenapa Ditulis Tangan?
Dalam weton Jawa, terdapat nilai-nilai sesuai hari kelahiran Masehi di antaranya, Minggu = 5; Senin = 4; Selasa = 3; Rabu = 7; Kamis = 8; Jumat = 6; Sabtu = 9.
Sementara itu, ada juga namanya weton pasaran, di antaranya Kliwon bernilai 8, Legi bernilai 5, Pahing bernilai 9, Pon bernilai 7, dan Wage bernilai 4.
Untuk mengetahui kecocokan Anies Baswedan dan Cak Imin, kita perlu melakukan perhitungan sesuai weton masing-masing capres-cawapres.
Anies memiliki weton Rabu Kliwon, maka nilai 7+8= 15. Sementara Cak Imin memiliki weton Sabtu Wage, maka 9+4= 13. Kedua nilai ini perlu kita jumlahkan sehingga menjadi 28.
Menurut tingkat kecocokan perhitungan dengan weton Jawa, angka neptu (1, 9, 10, 18, 19, 27,28 dan 36) masuk kategori Pegat.
Pegat dalam primbon Jawa yakni menandakan bahwa hubungan dua pasangan rentan mengalami perdebatan, banyak mendapatkan masalah dan berbagai macam perselisihan lainya.
Tentunya perhitungan weton ini tidak bisa begitu saja menjadi patokan, masih ada faktor lain yang tentunya menjadi pertimbangan. Selanjutnya dikembalikan kepada Anda, percaya atau tidak.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi
-
Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B
-
Minta Rp4 Juta lalu Sita HP Korban! Modus Polisi Gadungan Terbongkar di Banyumas
-
Indonesia Masih Bergantung pada Obat Impor, Kemandirian Farmasi Jadi Tantangan
-
Nekat Gelantungan di Pintu KRL saat Mabuk, Pria Ini Resmi Masuk Daftar Hitam KAI Commuter