Bakal calon presiden Anies Baswedan mengungkapkan alasan di balik suratnya yang mengajukan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai calon wakil presiden di Pilpres 2024. Surat tersebut tersebar di media sosial setelah Anies memilih untuk berpasangan dengan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar.
Pada Jumat (25/8), Anies menyampaikan bahwa perwakilannya di Tim 8 menemui dia dan menyebut bahwa utusan Demokrat di tim tersebut mungkin ditarik karena tugas yang diberikan belum terlaksana.
"Hari Jumat, utusan saya di tim 8 datang dan menyampaikan bahwa 'Pak Anies ini utusan dari Demokrat mungkin akan ditarik. Kenapa? Karena tugas yang diembankan kepada mereka tidak terlaksana'," kata Anies.
Dalam wawancara di Youtube Mata Najwa, Anies mengungkapkan bahwa utusan tersebut ingin pernyataan tertulis dari Anies yang menunjukkan AHY sebagai pilihan cawapres. Anies juga menyebut bahwa sudah menyampaikan opsi AHY kepada beberapa partai, termasuk Demokrat, sejak Juni.
"Mereka meminta bahwa benar Anies menyampaikan pilihan yang ada adalah AHY dan itu sudah saya katakan kepada NasDem sejak Juni, kepada PKS sejak Juni, kepada Demokrat juga. Tapi mereka bilang tidak mungkin mendatangkan saya, jadi mereka minta ada sesuatu yang tertulis, yang bisa ditunjukkan," katanya.
Dalam responsnya, Anies menulis surat tersebut dan memberikannya kepada perwakilan Demokrat, dengan harapan dapat memberikan klarifikasi melalui bentuk tertulis. Surat ini dimaksudkan untuk diperlihatkan kepada AHY dan kemudian disimpan oleh perwakilan Anies di Tim 8, Sudirman Said.
"Jadi saya tulis, kalau itu dipersiapkan, pasti kita disiapkan diketik yang rapi, sebagai surat resmi. Udah saya tulis ini, sekadar ini diberikan kepada utusan Demokrat, dan janjinya ini untuk mengatakan bahwa ini benar loh kata Pak Anies, caranya dengan tulisan," kata dia.
"Janji ditunjukkan kepada Pak AHY, dibaca, sesudah itu dibawa lagi, dan disimpan oleh Pak Sudirman, dan bila ada tulisan balasan dari Pak AHY, maka itu pun hanya saya baca dan dititipkan lagi ke Pak Sudirman," katanya.
Namun, Anies merasa heran ketika surat tersebut tersebar, mengingat surat itu seharusnya tidak diperlihatkan ke publik. Sebelumnya, Demokrat mencabut dukungannya kepada Anies setelah Anies memilih Muhaimin Iskandar sebagai cawapresnya, mengklaim perasaan dikhianati karena kesepakatan sebelumnya dengan Anies dan NasDem.
Baca Juga: Profil dan Biodata Eren Schifferling Cosplayer Viral
"Jadi ini bukan sebuah surat yang untuk dipertontonkan. Kenapa? Karena ini untuk menyampaikan yang dikerjakan oleh utusan Demokrat sudah dilaksanakan dan ini memang benar, jadi saya menulis kemudian, untuk menyampaikan harapan apakah berkenan untuk jadi pendamping," lanjut Anies.
Konten surat Anies kepada AHY menyatakan harapannya agar AHY bersedia menjadi pasangannya di Pilpres 2024. Partai Demokrat juga menyatakan bahwa Anies sebelumnya telah memproposisikan AHY sebagai pasangannya melalui surat dan komunikasi lisan.
"Mas AHY Yth
Semoga dalam keadaan sehat, tetap produktif, dan selalu dalam keberkahanNya.
Melalui pesan singkat ini, kami bermaksud menyampaikan harapan agar Mas AHY berkenan untuk menjadi pasangan dalam mengikuti Pilpres 2024
Teriring salam hormat." demikian isi surat tulisan tangan Anies.
Sebagai tanggapan, Teuku Riefky Harsya, Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, menegaskan bahwa partainya merasa dikhianati setelah mendengar bahwa Anies memilih Ketua Umum PKB, Muhaimin Isandar, sebagai cawapresnya untuk Pilpres 2024.
Berita Terkait
-
Gestur Cak Imin Disorot saat Anies Jelaskan soal AHY, Tak Nyaman?
-
Ridwan Kamil Akui Sempat Komunikasi Dengan Megawati, Elite PDIP: Cawapres Ganjar Masih Dinamis
-
Cerita Cak Imin Beri Sinyal Cabut dari Kubu Prabowo, Airlangga Bingung: Kok Begitu Ngomongnya?
-
4 Alasan Arsjad Rasjid Jadi Ketua Tim Pemenangan Ganjar, Punya Privilege Ini
-
Anggota DPRD Medan Fraksi Golkar Deklarasi Dukung Anies Baswedan Presiden 2024, Publik Heran Kok Bisa?
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
- 4 Sepatu Lari Lokal Harga Rp100 Ribuan dengan Ulasan Terbaik, Pas Buat Jogging
- Mengenal Sosok Alexandra Askandar, Bankir Perempuan Berpengaruh di Jajaran Top Level BUMN
Pilihan
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
Terkini
-
27 Tahun PNM, Excellence Awards 2026 Jadi Motor Transformasi Budaya Kerja
-
Devisa Hasil Ekspor Akan Digunakan sebagai Agunan Tunai
-
PMGO 2026 di Jakarta Jadi Sorotan Dunia, Indonesia Dibidik sebagai Hub Esports Global
-
15 Ton Sampah Diangkat di Sungai Cibanten, Kota Serang Waspada Ancaman Banjir
-
Ekonomi Indonesia Tidak Sedang Mengulang Krisis 1998, Purbaya Optimistis
-
Tak Cukup Skincare, Kolagen Jadi Kunci Kulit Sehat dan Awet Muda dari Dalam
-
Wali Kota Sukabumi Pastikan P2RW Berlanjut dan Honor RT-RW Tepat Waktu
-
Tumbuhkan Kesadaran Ekologis, Taj Yasin Ajak Ratusan Santri Tanam Mangrove di Rembang
-
Aksi Gacor Joe Taslim di Mortal Kombat: Lagi Tayang di Netflix, Wajib Tonton Akhir Pekan Ini!
-
Incar Kos-kosan saat Subuh, Komplotan Maling Motor di Cimahi Putus Soket Pakai Gunting Khusus