/
Kamis, 07 September 2023 | 12:04 WIB
Seleb TikTok Luluk Sofiatul Jannah dan suaminya (Instagram)

Suami seleb TikTok Probolinggo Luluk Sofiatul Jannah alias Luluk Nuril, mendapatkan sanksi atas ulah istrinya yang melabrak siswi SMK magang di salah satu pusat perbelanjaan.

Sang suami yang merupakan seorang anggota Polri berpangkat Brigadir Polisi Kepala (Bripka) dicopot dari jabatannya sebagai Kanit Binmas Polsek Tiris.

Pencopotan itu buntut dari aksi istrinya memaki-maki siswi SMK yang tengah magang di pusat perbelanjaan meski sudah menjalankan prosedur.

Bripka Nuril juga disidang melalui sidang kode etik dan kedisiplinan yang menentukan nasib kariernya di Korps Bhayangkara.

"Sanksi yang bersangkutan, kita akan copot dari jabatan yang sekarang. Dari Polsek kembali ke Polres, kemudian proses sidang kode etik maupun kedisiplinan sementara berjalan," beber Kapolres Probolinggo, AKBP Wisnu Wardana, Rabu (6/9/2023).

Bripka Nuril Rekam Video

Ternyata, Bripka Nuril diketahui berada di tempat kejadian saat istrinya memaki-maki siswi magang tersebut.

Bripka Nuril juga diketahui mengambil video kala istrinya menghardik si siswi magang alih-alih meredakan situasi.

Sontak, Propam Polres Probolinggo langsung memeriksa Bripka Nuril.

Baca Juga: Belum Didampingi Shin Tae-yong, Egy Maulana Vikri Beberkan Menu Latihan Timnas Indonesia Jelang Hadapi Turkmenistan

Luluk Nuril sebut siswi magang 'babu', kini minta maaf. Istri Bripka Nuril tersebut menggunakan hinaan pedas saat menghardik si siswi magang.

Kala itu, Luluk memarahi si siswi magang lantaran tak diberikan pembatalan pembelian belanja. Sebab, pembatalan harus dilakukan melalui kasir.

Si siswi kemudian menjelaskan prosedur tersebut namun mendapatkan respon yang kurang mengenakkan dari Luluk.

"Aku ini loh pesen, nggak mungkin dibatalin. Aku lewat kamu bilang 'ndak dibatalin, ndak dibatalin'," ucap Luluk Nuril. 

"Nggak mbak, bukan gitu. Kan kalau batal memang harus di kasir," ucap sang siswi magang mencoba menjelaskan.

Luluk juga sempat membentak si siswi tersebut dengan julukan babu yang membuatnya trauma.

Luluk kini mendapatkan ragam tekanan dari banyak pihak khususnya pihak sekolah SMKN 1 Kota Probolinggo untuk melayangkan permintaan maaf.

Bahkan, sang suami juga harus merelakan kariernya di ujung tanduk gegara Luluk tak kuasa menahan emosi. Luluk akhirnya memutuskan untuk membuat permintaan maaf terbuka.

"Dengan kerendahan hati dan kesadaran diri, saya mengucapkan permohonan maaf kepada korban dan keluarga, pihak SMKN 1 Kota Probolinggo dan keluarga besar, manajemen KDS, Bapak Kapolri, Bapak Kapolda,  dan Bapak Kapolres, atas apa yang sudah saya perbuat," kata Luluk dengan tangis. 

Load More