Uston Nawawi yang menangani Persebaya Surabaya mendapatkan apresiasi oleh pelatih asal Belanda. Bahkan racikannya dianggap bagus dalam menangani tim tersebut.
Pujian kepada Uston Nawawi ini disampaikan oleh mantan pelatih Ajax Amsterdam U21 asal Belanda yang dianggap sukses menangani Persebaya Surabaya.
Mantan pelatih Ajax Amsterdam U21 ini adalah Pieter Huistra, sosok yang kini menangani Borneo FC di BRI Liga 1.
Pieter Huistra sendiri terkenal sebagai pelatih asal Belanda yang berpengalaman menangani klub-klub papan atas di Eropa.
Pria yang kini menangani Borneo FC tersebut pernah menggarap klub Eropa seperti FC Groningen, lalu Ajax Amsterdam U21 dan tim lainnya.
Pieter Huistra bahkan pernah menangani Timnas Indonesia di musim 2015 sebagai pelatih interim, seperti yang dilakukan Uston Nawawi di Persebaya Surabaya sekarang.
Pujian Pieter Huistra kepada Uston Nawawi ini disampaikan usai Persebaya Surabaya mengalahkan tim papan atas BRI Liga 1 termasuk Borneo FC.
Melihat gaya permainan tim Persebaya Surabaya, Pieter Huistra memuji racikan Uston Nawawi yang mengalahkan Borneo FC.
"Saya rasa Persebaya bermain bagus, pemain depannya juga bagus, saya mengakui ada beberapa kesalahan yang bisa membuat pemain tidak fokus dan akhirnya kecolongan," kata Pieter Huistra saat konferensi pers usai pertandingan di Stadion GBT Surabaya, dilansir dari Denpasar.Suara.com.
Baca Juga: Profil dan Biodata Pratama Arhan, Siap Main di Piala Asia U-23
Di sisi lain keberadaan Uston Nawawi sebagai pelatih kepala sementara di Persebaya Surabaya diragukan PSSI lantaran regulasinya tidak terpenuhi.
Meski Uston Nawawi sudah mengikuti kursus kepelatihan di level AFC Pro, namun federasi menolaknya lantaran regulasi belum memungkinkan.
Besar kemungkinan laga melawan Madura United posisi pelatih kepala Persebaya Surabaya sudah tidak lagi dipegang oleh Uston Nawawi.
Namun hingga Kamis (8/9) terlihat Uston Nawawi masih memimpin latihan skuat Persebaya Surabaya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Kunjungi Sekolah Rakyat Gresik, Gus Ipul Pantau Program Taruna Bhakti Nusantara
-
GEMPAR di Pasar Ngijon, Strategi Sleman Wujudkan Pasar Nyaman dan Ekonomi Berdaya
-
Menteri ATR Nusron Wahid Ungkap Banyak Laut di Batam Dikapling Tanpa Izin PKKPRL
-
Bukan Indonesia! Vietnam Disebut Negara ASEAN Paling Siap Jadi Tuan Rumah Piala Dunia
-
Danantara Housing Expo 2026 Hadir untuk Wujudkan Rumah Idaman, Tawarkan DP Mulai 1%
-
5 Rekomendasi Drama China Tayang Agustus 2026: Dari Romansa Modern hingga Costume Drama
-
5 Serum Vitamin C dan Niacinamide untuk Cerahkan Kulit Kusam, Mulai Rp20 Ribuan
-
BRI Dorong Remitansi PMI Jadi Modal Usaha Produktif Melalui Pelatihan Kewirausahaan di Taiwan
-
Bupati Pemalang Kena OTT KPK, Golkar Tegaskan Komitmen Sanksi Bagi Kader Bermasalah
-
Rp11,3 Triliun Digelontorkan, BNPP Fokus Benahi Empat Masalah Besar Kawasan Perbatasan RI