Mantan Kepala BIN AM Hendropriyono menyampaikan pernyataan mengejutkan. Dia mengatakan bagi calon presiden yang memenangkan pilpres harus waspada terhadap ancaman kerusuhan setelah pemilu.
Sebelumnya, dia menjelaskan bahwa Indonesia sendiri dianggap pro terhadap China. Banyak investasi yang masuk ke Indonesia sebagian besar dari China.
Menurutnya, arah politik Indonesia yang bebas aktif ini suatu hari posisinya lemah ketika bersengketa dengan China.
"Kita kan bebas dan aktif, kalau ini oleh China dicabut strategi sembilan garis putus-putus (klaim atas Laut China Selatan) berarti kita nggak bisa ada alasan melawan China," kata Hendropriyono dikutip melalui kanal Youtube Renald Kasali, Selasa (12/9/2023).
Bila kemudain dikemudian hari terjadi konflik soal Laut China Selatan tersebut, Indonesia sebagai negara penyangga akan terancam. Hal itu dinilai berbahaya karena sistem pertahanan Indonesia sendiri sangat lemah, baik dari segi militer maupun psikologis yang mudah diadu domba.
"Kalau terjadi konflik ini betul-betul bara ini dinyalakan kita akan buffer zone dari perang," ujar Dia.
"Buffer zone kalau positif ya nggak apa-apa, tapi kan kita tidak kuat, kita lemah," imbuhnya.
Dia juga mengemukakan, karena Indonesia sebagai negara penyangga tidak berdaya. Maka cara menguasainya dengan konsep disintegrasi sentral.
"Karena buffer zone yang tidak berdaya maka yang harus dikuasai melalui suatu konsep yang disebut disintegrasi sentral," ujarnya.
Baca Juga: Unicorn Wars, Film Animasi Nyentrik, tapi Ditonton Cuma Buat yang 13 Tahun ke Atas
Hendropriyono juga menambahkan, sebagai seorang yang pernah menjadi bagian BIN, dia melihat kaum radikal saat ini tidak begitu nampak. Namun nanti bisa terjadi diluar dugaan yang mengagetkan dan itu bagian dari strategi.
"Makanya saya khawatir sebagai seorang pengamat, seorang intelijen, ini kaum radikal ini sepi sekarang nggak kaya waktu teriak-teriak di jalanan. Nggak ada lagi kan?" kata Hendro.
"Suatu perubahan terjadi sampai 180 derajat tanpa penggalangan kita, tanpa sentuhan intelijen berarti strategi dia," lanjutnya.
Menurutnya, berdasarkan perkiraan intelijen strategi Indonesia harus waspada di 2024 nanti. Apabila suatu saat salah satu capres dukungan elit China kalah, harus berhati-hati.
"Kita musti hati-hati, ini namanya kan 'Kir Intel Strat' perkiraan intelejen strategi. Bunyinya begini, jadi yang harus kita harus waspadai adalah nanti 2024 kalau sampe misalnya yang dia dukung kalah, nah itu ada masalah," ucapnya.
Dia menambahkan, siapapun capres yang memenangkan pemilu lima tahun ke depan harus waspada terhadap segala kemungkinan yang akan terjadi setelah pemilu. Hal itu boleh jadi merupakan sesuatu yang disengaja dalam rangka mewujudkan disintegrasi sentral.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
-
Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak
-
Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo
-
4 Rekomendasi Sepatu Lokal Harga Rp 300 Ribuan dengan Kualitas World Class
-
Tak Terima Ibunya Disebut 'Penyakitan', Pria di Pandeglang Cekik Kekasih hingga Tewas
-
Modus Licin Pengedar Cimahi, Sembunyikan Sabu di Tumpukan Beras Hingga Transaksi di Pos Satpam
-
PFI Bogor Gelar Bedah Foto APFI 2026, Soroti Risiko dan Etika Jurnalisme Visual Dunia
-
MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya
-
Koleksi Terbaru Musim Panas 2026, Pedro Tawarkan Gaya Pesisir yang Ringan, Elegan, dan Timeless
-
Cuma di Jakarta, Penonton Konser Westlife Bisa Bawa Pulang Gelang LED Eksklusif