/
Jum'at, 15 September 2023 | 13:47 WIB
ridwan kamil cawapres

Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah mengingatkan bahwa setiap figur jangan terlalu yakin dirinya akan terpilih menjadi bakal calon wakil presiden (cawapres) Ganjar Pranowo di Pilpres 2024 hanya karena bertemu Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.

Dalam konteks itu, termasuk nama mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Said menghormati pemberitaan terkait Ridwan Kamil yang ramai belakangan ini.

Namun, ia menegakan bahwa nama-nama yang berembus menjadi bacawapres Ganjar masih digodok oleh Megawati.

"Akan tetapi, saya pastikan, bahwa di internal kami, nama-nama yang beredar ini masih dalam keranjang ibu ketum," kata Said di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, dikutip Jumat (15/9/2023). 

"Sehingga tidak bisa si A berhak sudah diminta ibu ketum atau si B karena bertemu ibu ketum tiba-tiba keluarnya dia punya keyakinan akan terpilih sebagai cawapres," sambungnya. 

Menurut Said, jika ada figur yang merasa yakin terpilih setelah bertemu Megawati justru figur tersebut bukan tipe Megawati.

"Nampaknya, itu bukan tipikal ibu ketum," ujar Said. 

Said menjelaskan jika Megawati memanggil banyak figur dari berbagai latar belakang itu hanya untuk menyerap.

"Karena yang bertemu dengan ibu dari berbagai disiplin ilmu, dari berbagai kalangan, para politisi, maka ibu lebih banyak menyerap. Misalkan ibu bertemu person to person tamunya kepada setiap orang bertemu ibu. Biasanya ibu tidak akan langsung tidak akan pernah bicara soal calon," pungkasnya. 

Baca Juga: Lepas dari Natasha Rizki, Penampilan Desta Pakai Anting Jadi Sorotan: Apakah Ini Kehidupan Tidak Sejalan?

Rumor Ridwan Kamil Jadi Cawapres 

Sebelumnya, Politisi Senior Golkar Aksa Mahmud membocorkan bahwa mantan Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil bakal menjadi bakal calon wakil presiden (Bacawapres) pasangan Ganjar Pranowo. Bahkan, ia menyebut rencana tersebut sudah hampir dipastikan terjadi. 

"Saya kira untuk Ridwan Kamil akan menjadi wakil dari Ganjar, hampir dipastikan," ujar Aksa di kantor Pengurus Wilayah Nadhlatul Ulama (PWNU) DKI, Matraman, Jakarta Timur, Kamis (7/9/2023). 

Menurut Aksa, kepastian jadi atau tidaknya Ridwan Kamil maju sebagai cawapres tinggal menunggu persetujuan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri. 

"Tapi kita menunggu bagaimana Bu Mega. Karena bagaimanapun Bu Mega," ucapnya. 

Aksa mengatakan, pemilihan Ridwan Kamil sebagai Cawapres Ganjar lantaran PDIP membutuhkan sosok yang bisa mendulang suara dari Jawa Barat. Sebab, Ganjar bersama PDIP sudah menguasai Jawa Tengah. 

Load More