Pelatih PSS Sleman Marian Mihail mengatakan timnya mendapatkan lawan sepadan dengan laga melawan Borneo FC pada pekan ke-12 Liga 1 Indonesia di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (17/9) mendatang.
Dikutip dari laman resmi klub, Jumat (15/9/2023), Mihail menjelaskan Borneo FC merupakan tim yang disiplin berkat kultur sepak bola Belanda yang dibawa oleh pelatih Pieter Huistra.
"Menurut pendapat saya, mereka bakal menjadi lawan tangguh bagi PSS. Harapannya, kami bisa memberikan permainan terbaik dan tentu saja meraih kemenangan dari laga tersebut," ungkap Mihail.
"Seperti biasa kami mempersiapkan semua aspek latihan untuk menghadapi laga tandang kontra Borneo FC. Kita tahu mereka adalah salah satu tim terbaik di musim ini," sambungnya.
Pelatih asal Rumania itu menambahkan saat ini Borneo FC merupakan tim yang berbeda dibandingkan musim lalu karena terdapat perubahan komposisi pemain di dalam skuad Pesut Etam.
Mihail melanjutkan, mentalitas tinggi untuk meraih kemenangan menjadi salah satu aspek yang menjadi kewaspadaan dirinya terhadap tim Borneo FC.
"Saya telah melakukan analisa terhadap Borneo FC dengan banyak melihat pertandingan yang telah mereka jalani. Kami telah mempelajari mereka dengan cara yang berbeda untuk mempersiapkan pertandingan menghadapi mereka di Stadion Segiri," jelas Mihail.
"Mereka adalah tim yang sangat taktikal. Terlebih, Borneo FC dilatih oleh pelatih Eropa yang sangat tahu karakter para pemain Indonesia, sedangkan kami adalah tim yang selalu siap dengan tantangan baru dengan kesigapan secepat mungkin," pungkasnya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Kompetisi Orang Paling Menderita
-
Kasus Suap Mahasiswa UBK, BEM UMY: Tak Bisa Selesai Hanya dengan Maaf
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Bukan Ronaldo! 'Thor' dari Skotlandia Otak di Balik Kemenangan Telak Portugal
-
Membaca Tembang Talijiwo: Seni Menertawakan Kekacauan Hidup
-
Sempat Disorot, FIFA Pastikan Donald Trump Akan Serahkan Trofi Piala Dunia 2026
-
Usut Kasus Silmy Karim, KPK Geledah Kantor Biro Jasa di Bali
-
Dua Kebakaran Serang Duren Sawit Dini Hari, 23 Jiwa Terdampak dan Ratusan Juta Rupiah Ludes
-
KPK Periksa 13 Saksi Kasus Silmy Karim di Jakarta dan Bali, ASN Hingga Swasta Dicecar
-
Kafe MIlik Gofar Hilman di Melawai Terbakar Gara-Gara Percikan dari Fryer